Xpeng Indonesia terpantau akan memamerkan salah satu SUV andalannya, yakni GX. Terlihat mobil tersebut sedang dipersiapkan untuk hadir di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, di ICE BSD, Tangerang. Berdasarkan pantauan Kompas.com, terlihat SUV tersebut akan dipajang di bagian depan booth Xpeng. Terlihat dari papan namanya bertuliskan GX, meski sebagian bodinya tertutup kain, tapi tetap terlihat dari siluetnya. Model ini menjadi salah satu kendaraan paling canggih yang pernah dikembangkan pabrikan asal China tersebut, karena hadir dalam pilihan Battery Electric Vehicle (BEV) dan Extended-Range Electric Vehicle (EREV). Berdasarkan spesifikasi di pasar China, secara dimensi, XPeng GX memiliki panjang 5.265 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.800 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 3.115 mm. Ukurannya membuat mobil ini masuk kategori SUV full-size dengan kabin tiga baris berkonfigurasi enam penumpang (2+2+2). Xpeng GX bakal dipamerkan di GIIAS 2026 Kapasitas bagasi juga tergolong besar. Saat seluruh kursi digunakan, ruang penyimpanan mencapai 673 liter dan dapat diperluas hingga 1.748 liter ketika baris belakang dilipat. Khusus versi listrik murni, tersedia bagasi depan (frunk) berkapasitas 109 liter. Pilihan BEV dan EREV Varian BEV tersedia dalam konfigurasi motor tunggal penggerak roda belakang (RWD) maupun dual motor penggerak semua roda (AWD). Versi RWD menghasilkan tenaga 362 dk dan torsi 465 Nm, sedangkan AWD mampu menyemburkan tenaga hingga 577 dk dengan torsi 695 Nm. XPeng menawarkan dua pilihan baterai, yakni 91,9 kWh dan 110 kWh. Berdasarkan siklus CLTC, jarak tempuhnya mencapai 635-750 km, bergantung pada varian yang dipilih. Sementara itu, varian EREV mengombinasikan motor listrik dengan mesin bensin 1.5 liter turbo yang berfungsi sebagai generator. Sistem ini tetap menggerakkan roda sepenuhnya menggunakan tenaga listrik, sedangkan mesin bertugas mengisi daya baterai ketika diperlukan. Xpeng GX Versi EREV menggunakan baterai 63,3 kWh dan diklaim mampu menempuh jarak hingga 320 km dalam mode listrik murni berdasarkan standar CLTC. Dengan bantuan mesin bensin, jarak tempuh totalnya diklaim mencapai sekitar 1.585 km. Dibekali Teknologi AI Terbaru Sebagai model andalan, GX dibekali dua chip AI Turing buatan XPeng yang dipadukan dengan sistem Vision-Language-Action (VLA) 2.0. Perangkat tersebut menjadi fondasi teknologi bantuan berkendara generasi terbaru sekaligus disiapkan untuk mendukung pengembangan kendaraan otonom dan armada robotaxi XPeng di masa depan. Selain teknologi canggih, XPeng juga menonjolkan kenyamanan kabin melalui penggunaan kursi model captain seat pada baris kedua, material premium, serta berbagai fitur hiburan untuk seluruh penumpang. Belum diketahui apakah Xpeng Indonesia akan segera memasarkannya atau hanya sekadar memamerkannya.