Xiaomi SU7 edisi 2026 Xiaomi kembali menunjukkan ambisinya di industri otomotif global dengan menghadirkan penyegaran mobil listrik SU7. Langkah ini menegaskan bahwa Xiaomi tidak sekadar ikut tren, melainkan siap kembali membuat kompetisi pasar mobil listrik semakin kompetitif. Perjalanan Xiaomi di dunia mobil listrik terbilang singkat namun agresif. Setelah lama dikenal sebagai raksasa elektronik dan ponsel pintar, Xiaomi resmi masuk industri otomotif lewat peluncuran SU7 pada 2024.Kehadiran SU7 langsung mencuri perhatian karena menggabungkan teknologi pintar khas Xiaomi dengan performa mobil listrik modern. Respons pasar yang tinggi membuat Xiaomi cepat melanjutkan pengembangan model ini. Kini Xiaomi resmi membuka pre-sale untuk lini SU7 versi terbaru. Disadur VIVA Otomotif dari laman Carnewschina, Kamis 8 Januari 2026, model ini dijadwalkan meluncur secara resmi pada April 2026.Terdapat tiga varian yang ditawarkan, yakni Standard, Pro, dan Max. Harga pre-sale dimulai dari 229.900 yuan atau sekitar Rp549 juta hingga 309.900 yuan atau sekitar Rp739 juta. Jika dibandingkan model sebelumnya, harga tersebut naik sekitar 10.000–14.000 yuan. Kenaikan itu setara Rp23,8 juta hingga Rp33,4 juta tergantung varian. Meski demikian, Xiaomi menyebut harga resmi saat peluncuran masih berpotensi turun. Konsumen lama yang belum menerima unit juga bisa melakukan upgrade tanpa kehilangan subsidi pajak dan prioritas produksi. Penyegaran SU7 dilakukan secara menyeluruh, bukan sekadar ubahan kosmetik. Peningkatan mencakup performa, teknologi bantuan berkendara, hingga sistem keselamatan.Semua varian kini dibekali LiDAR sebagai standar. Daya komputasi sistem bantuan mengemudi diseragamkan menjadi 700 TOPS di seluruh lini.Sektor keselamatan turut diperkuat dengan peningkatan jumlah airbag dari tujuh menjadi sembilan. Struktur bodi kini memakai baja hot-formed 2200 MPa untuk perlindungan benturan yang lebih optimal.Dari sisi performa, seluruh varian menggunakan motor V6s Plus. Tenaga meningkat menjadi 320 daya kuda untuk Standard dan Pro, serta 690 dk untuk varian Max.Platform tegangan tinggi juga ditingkatkan hingga mendekati arsitektur 900V. Varian Max diklaim mampu mengisi daya hingga 670 km hanya dalam 15 menit.Jarak tempuh ikut mengalami peningkatan signifikan. Varian Pro kini mampu menempuh hingga 902 km berdasarkan standar CLTC.Suspensi udara yang sebelumnya hanya tersedia di varian Max kini hadir juga pada varian Pro. Sistem ini dipadukan dengan CDC damper untuk meningkatkan kenyamanan dan stabilitas.Interior mendapat penyegaran melalui pilihan warna baru serta detail setir dan panel yang lebih premium. Penyempurnaan ini memperkuat kesan mobil listrik berteknologi tinggi.