Xiaomi mencatatkan pencapaian impresif di pasar kendaraan listrik. Pabrikan teknologi asal China itu mengumumkan bahwa model terbaru, Xiaomi SU7 versi 2026, ludes terjual sebanyak 15.000 unit hanya dalam waktu 34 menit setelah peluncuran resmi pada 19 Maret.Model yang ditawarkan mencakup varian Standard, Pro, serta Max, dengan rentang harga 219.900 (Rp 539,1 juta) hingga 303.900 yuan (Rp 745 juta). Untuk melakukan pemesanan, konsumen cukup membayar deposit sebesar 5.000 yuan (Rp 12 juta), dan masih diberi kesempatan melakukan perubahan konfigurasi hingga 22 Maret. Sebagai informasi, SU7 merupakan mobil listrik produksi massal pertama Xiaomi yang debut bulan Desember 2023. Model ini mencuri perhatian lantaran spesifikasi tinggi, termasuk jarak tempuh hingga 800 km (CLTC) dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 2,78 detik.Pada versi 2026, Xiaomi menghadirkan sejumlah pembaruan. Di bagian depan, terdapat desain gril baru yang kini terintegrasi radar gelombang milimeter 4D, pun lengkap dengan sistem pembersih bertekanan tinggi untuk kamera depan dan belakang.Ubahan eksterior juga mencakup spion berwarna hitam, velg tempa dua lapis berukuran 21 inci, serta kaliper rem merah. Mobil ini tersedia dalam sembilan pilihan warna, dengan varian Max mendapat opsi eksklusif Cabrio Blue.Masuk ke kabin, interior kini didominasi tema Dark Night dengan pencahayaan ambient tiga lapis. Setir dilapisi kulit Nappa, sementara jok depan menawarkan pengaturan elektrik 18 arah lengkap dengan fitur pijat. Jok belakang juga makin nyaman berkat posisi zero-gravity dan sandaran kepala baru.Dari sisi performa, seluruh varian dibekali motor listrik V6s Plus dengan efisiensi transfer energi mencapai 94%. Varian Max bisa berakselerasi 0-100 km/jam dalam 3,08 detik dengan kecepatan puncak 265 km/jam.Jarak tempuhnya mencapai 720 km untuk Standard, 902 km untuk Pro, dan 835 km untuk Max. Khusus varian Max, teknologi pengisian cepat memungkinkan tambahan jarak hingga 670 km hanya dalam 15 menit, atau pengisian 10-80 persen dalam 12 menit.