Mobil listrik Xiaomi lagi-lagi terbakar di China. Xiaomi SU7 Ultra terbakar saat berada di Jembatan Hero di Nanchang, Provinsi Jiangxi, China, pada Minggu (7/6/2026). Xiaomi mengklaim kebakaran bukan disebabkan oleh baterai.Diberitakan Car News China, api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran setempat. Tak ada korban luka yang dilaporkan. Xiaomi mengatakan telah menghubungi pemilik segera setelah kejadian dan telah melaporkan kasus tersebut kepada regulator.Dalam pernyataan tertulisnya, Xiaomi mengatakan investigasi di lokasi kejadian yang dikombinasikan dengan data kendaraan di bagian belakang menunjukkan bahwa daya baterai dalam kondisi operasi normal sebelum kebakaran. Xiaomi menyebut, tidak ada peringatan atau sinyal thermal runaway yang terdeteksi dalam sistem baterai. Berdasarkan analisis awal, Xiaomi menegaskan terbakarnya baterai telah dikesampingkan dari penyebab kebakaran. Perusahaan itu mencatat bahwa penyebab akhir belum ditentukan dan akan bergantung pada temuan inspeksi dan penilaian dari departemen pemadam kebakaran setempat.Xiaomi belum mengungkapkan detail tambahan mengenai kecepatan kendaraan, kondisi mengemudi, faktor eksternal, atau kemungkinan keterlibatan tabrakan.Ada kekhawatiran mobil listrik bisa terbakar karena kasus thermal runaway pada baterai. Peristiwa itu biasanya dikaitkan dengan peningkatan suhu abnormal atau indikator peringatan baterai. Pernyataan Xiaomi menunjukkan bahwa indikator-indikator ini tidak ada sebelum kebakaran.Kebakaran Mobil Listrik Xiaomi TerulangIni bukan kasus pertama mobil listrik Xiaomi terbakar. Pada Februari 2026, terjadi kebakaran Xiaomi SU7. Pemilik kendaraan mengkonfirmasi bahwa kecelakaan itu disebabkan oleh sumber api residual di dalam kendaraan. Sumber api residual tersebut menyulut bahan-bahan yang mudah terbakar di dekatnya. Namun, tidak dijelaskan detailnya sumber api apa yang dimaksud. Xiaomi mengkonfirmasi, penyebab kebakaran mobil listrik itu bukan dari baterainya.Kasus lainnya terjadi pada Oktober 2025. Sebuah Xiaomi SU7 Ultra terbakar setelah kecelakaan. Insiden itu dipicu oleh tabrakan. Insiden yang terjadi pada 13 Oktober 2025 ini mengakibatkan kematian seorang pria berusia 31 tahun bernama Deng, yang diketahui mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 3 pagi ketika kendaraan Xiaomi milik Deng bertabrakan dengan mobil lain di Jalan Tianfu Selatan di Chengdu, kemudian melintasi pembatas jalan tengah, dan terbakar.