Vespa memberi sinyal akan kembali menghadirkan model baru dengan mesin i-get 180 cc, menyusul pembaruan pada Sprint dan Primavera 2026. Mesin tersebut disebut tidak akan berhenti di dua model itu saja. Managing Director and Country CEO PT Piaggio Indonesia Marco Noto La Diega mengatakan, peningkatan mesin ini akan dilakukan secara bertahap di lini produk Vespa. “Masih akan ada kabar lain, karena peningkatan mesin ini akan diterapkan secara bertahap di seluruh lini produk,” kata Marco saat acara peluncuran Sprint dan Primavera 2026, Senin (15/3/2026). ilustrasi Vespa GTS Super Tech 300. Ia mencontohkan strategi serupa yang pernah dilakukan Vespa pada model sebelumnya. Kapasitas mesin ditingkatkan secara bertahap mengikuti kebutuhan pasar dan positioning produk. “Kalau melihat LX dulu 125 cc, lalu menjadi 150 cc. Masih ada lagi,” ujarnya. Dengan pola tersebut, bukan tidak mungkin model seperti Vespa GTS 150 akan ikut mendapatkan peningkatan mesin. Terlebih, saat ini Sprint dan Primavera sudah lebih dulu naik dari 150 cc menjadi 180 cc. “Yang ini (Sprint dan Primavera) tadinya 150 cc, lalu menjadi 180 cc. Jadi, tunggu saja,” kata Marco. Vespa GTS dengan mesin 150 cc di Indonesia ada dua varian, GTS Classic 150 dan GTS Super Sport 150. Secara teknis, mesin i-get 150 cc di GTS memiliki tenaga yang cukup besar, 11,5 kW atau sekitar 15 TK di 8.250 RPM dan torsi 15 Nm di 6.500 RPM. Di atas kertas, mesin 150 cc di GTS lebih kurang punya tenaga yang sama dan torsi lebih besar dari 180 cc i-get di Sprint dan Primavera. Mungkin setelan mesin dan CVT yang berbeda membuat peningkatan torsi tersebut. Jika nantinya GTS dapat mesin 180 cc, kemungkinan spesifikasi tenaga dan torsinya akan bertambah dari model 150 cc. Jadi tunggu saja kapan kehadiran Vespa GTS versi mesin terbaru. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang