Proving ground Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) dinilai menjadi langkah penting dalam mendukung perkembangan industri otomotif nasional. Fasilitas yang mulai beroperasi pada Agustus 2025 ini dianggap mampu memperkuat proses pengembangan produk hingga meningkatkan daya saing pabrikan di pasar domestik maupun global. Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, mengatakan, keberadaan fasilitas pengujian kendaraan tersebut bisa punya peran strategis bagi industri otomotif Indonesia. Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025 “TMMIN melihat bahwa keberadaan fasilitas ini memiliki peran yang sangat penting untuk mendukung pengembangan industri otomotif nasional,” ujar Nandi kepada Kompas.com, pekan lalu. Menurut dia, fasilitas di Bekasi, Jawa Barat itu bukan sekadar berfungsi sebagai sarana pengujian kendaraan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pengembangan industri. “Fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan produk, quality assurance, serta kegiatan research and development (R&D),” kata Nandi. Apalagi saat ini fasilitas pengujian di dalamnya semakin lengkap, termasuk adanya fasilitas crash test. Proving ground di fasilitas Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Nandi menambahkan, pihaknya mengapresiasi langkah pemerintah dalam menghadirkan fasilitas tersebut. “TMMIN mengapresiasi langkah pemerintah dalam menghadirkan fasilitas Proving Ground yang melengkapi ekosistem pengujian kendaraan guna mendukung percepatan pengembangan produk serta meningkatkan daya saing industri otomotif nasional,” ujarnya. Keberadaan proving ground modern dinilai semakin penting seiring perkembangan teknologi otomotif yang bergerak cepat, mulai dari elektrifikasi hingga fitur keselamatan canggih. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang