Perkembangan teknologi elektrifikasi di pasar otomotif Indonesia semakin dinamis. Seiring dengan beragamnya pilihan kendaraan ramah lingkungan, salah satu teknologi yang kini mulai mendapat sorotan adalah Range Extended Electric Vehicle (REEV). Changan Indonesia sebagai salah satu pemain yang berkomitmen membawa teknologi ini ke Tanah Air, menilai bahwa REEV merupakan solusi jembatan yang menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik namun masih memiliki kecemasan akan jarak tempuh (range anxiety). Deepal S05 REEV Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia, menjelaskan bahwa secara esensi, REEV merupakan bagian dari keluarga besar teknologi hybrid. Evolusi sistem hybrid terus berjalan, dan REEV menjadi salah satu titik pencapaian terbaru dalam perkembangan tersebut. Menariknya, Setiawan cukup optimistis mengenai penerimaan pasar di Indonesia. Ia menilai bahwa konsumen Tanah Air sebenarnya sudah tidak asing dengan sistem kerja kendaraan yang mengandalkan mesin sebagai generator listrik, meski tanpa fitur plug-in sebelumnya. Hal ini diyakini akan mempermudah proses adaptasi teknologi baru ini. Deepal S05 REEV "Saya pikir sih tidak sulit (mengedukasi masyarakat), karena di Indonesia kan sebelumnya sudah ada yang menggunakan teknologi seperti itu. Hanya bedanya yang udah ada di pasar tidak ada charging plug-in-nya," ujar Setiawan, kepada wartawan, saat ditemui di Chongqing, China, Minggu (19/4/2026). Peran Literasi Digital Konsumen Changan Deepal S05, calon REEV pertama Changan untuk pasar Indonesia Pada sisi lain, perilaku konsumen otomotif di Indonesia pun telah berubah secara signifikan. Akses informasi yang semakin terbuka membuat calon pembeli saat ini cenderung lebih kritis sebelum memutuskan untuk meminang kendaraan baru. Mereka tidak lagi hanya mengandalkan brosur, melainkan aktif melakukan riset mandiri melalui berbagai saluran digital. "Konsumen Indonesia sekarang ini kan sebelum beli mobil, mereka sudah lihat ulasan, cari ulasan kanan kiri. Salah satunya dari media yang juga melakukan edukasi. Jadi, pasti mereka tuh kalau sekarang ini memutuskan sesuatu rasanya informasi yang mereka gali lebih lengkap," kata Setiawan. Melihat fenomena tersebut, Changan Indonesia menyiapkan strategi multi-kanal untuk menjangkau calon konsumen. Peran media massa, tenaga penjual di jaringan diler, serta pengalaman langsung melalui test drive menjadi pilar utama dalam memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai teknologi REEV. "Jadi, memang tugas kita sebagai penjual, tetap harus kita edukasi, dan edukasi yang paling gampang salah satunya lewat media (massa). Kemudian, juga lewat jaringan penjualan. Masing-masing tenaga penjual juga melakukan edukasi. Kemudian, lewat test drive," ujarnya. Menurut Setiawan, konsumen yang tinggal di kota-kota besar mungkin tidak akan terlalu sulit untuk mengedukasi. Sehingga, pihaknya akan lebih gencar untuk memberikan edukasi pada konsumen yang ada di kota-kota kecil atau di daerah. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang