Konferensi Pers GIICOMVEC 2026 11 April 2026 di lokasi baru, yakni JIEXPO Kemayoran. to-business (B2B) yang diselenggarakan oleh Gaikindo ini menjadi bagian dari strategi industri otomotif nasional dalam memperkuat posisi kendaraan niaga Indonesia di pasar global. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menyampaikan bahwa di tengah dinamika industri otomotif global yang menantang, kinerja ekspor Indonesia justru mencatatkan hasil yang membanggakan. Sepanjang 2025, ekspor kendaraan utuh (CBU) Indonesia mencapai 518.212 unit ke 93 negara tujuan. Dari jumlah tersebut, kendaraan komersial berkontribusi sebanyak 20.326 unit.Menurut Putu Juli, capaian ini menjadi bukti bahwa teknologi otomotif produksi dalam negeri telah diakui kualitasnya dan mampu bersaing di pasar internasional. Saat ini, kapasitas produksi kendaraan bermotor nasional tercatat sebesar 2,59 juta unit per tahun. Sementara realisasi produksi sepanjang 2025 berada di kisaran 1,2 juta unit untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.“Gaikindo optimistis penyerapan produksi dapat terus ditingkatkan sehingga kapasitas industri bisa dimaksimalkan, baik untuk pasar dalam negeri maupun ekspor hingga tahun-tahun menuju 2030,” ujarnya di Jakarta, Senin 23 Februari 2026.Dengan semangat tersebut, hajatan tersebut digadang-gadang dirancang sebagai jembatan strategis yang mempertemukan pelaku industri otomotif nasional dengan calon pembeli potensial dari dalam dan luar negeri. Kehadiran buyer internasional diharapkan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi kendaraan niaga buatan Indonesia agar semakin dikenal dan digunakan di berbagai negara.Untuk memperkuat ekosistem industri, Gaikindo juga menggandeng sejumlah asosiasi terkait, antara lain ASKARINDO, ASPERINDO, APTRINDO, ARPI, ISEA, hingga KAMELINDO. Kolaborasi ini ditujukan untuk memperluas jaringan bisnis serta menciptakan sinergi antarpelaku industri kendaraan komersial. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Melalui perluasan jaringan pasar yang tercipta selama pameran, mereka berharap angka ekspor kendaraan komersial dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Selain menjadi ajang promosi produk dan teknologi terbaru, GIICOMVEC juga diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi kendaraan niaga di kawasan."Diharapkan angka ekspor terus meningkat dan memberikan dampak yang luas bagi pertumbuhan ekonomi nasional," tutur dia.