Mobil listrik Changan Nevo Q05 diuji untuk melihat efisiensi konsumsi dayanya dalam perjalanan harian. Pengujian dilakukan dengan rute Jakarta-Bogor-Jakarta untuk mengetahui seberapa besar energi baterai yang digunakan dalam kondisi berkendara nyata. Berdasarkan data yang terekam pada layar head unit kendaraan, perjalanan dengan jarak tempuh sejauh 120,4 kilometer mencatatkan angka konsumsi rata-rata sebesar 11,5 kWh per 100 kilometer. Saat perjalanan dimulai dari Jakarta, kapasitas baterai Changan Nevo Q05 tercatat berada di angka 96 persen. Setelah kembali tiba di Jakarta, kapasitas baterai tersisa 64 persen. Artinya, untuk menempuh perjalanan pulang-pergi Jakarta-Bogor-Jakarta tersebut, Changan Nevo Q05 menghabiskan daya baterai sebesar 32 persen. baterai Changan Nevo Q05 Hitung Energi yang Terpakai Jika dikonversikan ke dalam satuan energi, maka konsumsi rata-rata sebesar 11,5 kWh per 100 kilometer untuk jarak tempuh 120,4 kilometer, maka energi listrik yang terpakai selama perjalanan adalah 13,84 kWh. Dari hasil perhitungan tersebut, Changan Nevo Q05 membutuhkan sekitar 13,84 kWh listrik untuk menyelesaikan perjalanan sejauh 120,4 kilometer. Angka tersebut sejalan dengan penurunan kapasitas baterai yang tercatat selama perjalanan, yakni sebesar 32 persen. Dengan kata lain, energi yang digunakan selama perjalanan tidak sampai setengah dari kapasitas baterai kendaraan. Hitung-hitungan Biaya Charging Changan Nevo Q05 Menarik untuk melihat berapa biaya yang harus dikeluarkan pemilik Changan Nevo Q05 apabila mengisi kembali energi yang terpakai selama perjalanan tersebut. Dengan mengacu pada tarif pengisian daya di SPKLU yang berlaku saat ini, yakni sekitar Rp 2.466 per kWh, maka estimasi biaya pengisian ulangnya adalah: Total energi terpakai: 13,84 kWh Tarif SPKLU: Rp 2.466/kWh Estimasi biaya: 13,84 kWh × Rp 2.466 = Rp 34.122 konsumsi daya Changan Nevo Q05 Biaya Operasional Rendah Jika dibandingkan dengan kendaraan bermesin bensin, maka biaya operasional tersebut tergolong rendah. Dengan biaya sekitar Rp 35.000, pengendara sudah bisa menempuh jarak lebih dari 120 kilometer. Angka ini tentu menjadi nilai tambah tersendiri bagi calon pembeli yang mempertimbangkan efisiensi biaya operasional dibandingkan dengan kendaraan berbasis mesin pembakaran internal (ICE). Tentu saja, angka konsumsi listrik ini dapat bervariasi tergantung pada gaya mengemudi, kondisi lalu lintas, serta beban muatan kendaraan selama perjalanan. Namun, hasil uji ini menunjukkan bahwa Changan Nevo Q05 menawarkan efisiensi yang kompetitif di kelasnya.