Changan Lumin menjadi salah satu mobil listrik mungil yang hadir sebagai penantang rivalnya seperti Wuling Air ev dan VinFast VF3. City car asal China ini hadir sebagai opsi kendaraan listrik perkotaan dengan harga terjangkau dan dimensi ringkas. Selain desain, fitur dan jarak tempuh, efisiensi konsumsi daya menjadi salah satu faktor penting sebelum memutuskan untuk membeli kendaraan, termasuk pada Lumin. Saya dari tim redaksi Kompas.com, berkesempatan menjajal Changan Lumin selama beberapa hari untuk penggunaan harian. Rute yang dilalui mencakup Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan hingga BSD dengan total jarak tempuh 123,3 Km. Selama pengujian, mobil digunakan oleh satu orang dengan gaya berkendara normal, mengikuti kondisi lalu lintas perkotaan. Sebagian besar perjalanan dilakukan di jalan padat, bahkan sempat terjebak kemacetan akibat banjir. Meski demikian, pengujian juga mencakup jalan tol untuk melihat performa akselerasi, meski dalam porsi terbatas. konsumsi daya Changan Lumin Dalam penggunaan harian, mode Eco menjadi pilihan utama guna menguji efisiensi energi. Sementara mode Sport hanya sesekali digunakan saat melaju di jalan tol. Berdasarkan data Multi Information Display (MID), Changan Lumin mencatat total jarak tempuh hingga 301 km dengan konsumsi daya 11,7 kWh per 100 km atau 8,5 km per kWh. Artinya, untuk menempuh jarak penuh sejauh 123,3 km, mobil ini membutuhkan energi sekitar 14,5 kWh. Dengan asumsi tarif pengisian di SPKLU sebesar Rp 2.466 per kWh, maka biaya yang dibutuhkan untuk nemempuh jarak 123,3 km berada di kisaran Rp 36.000. Sedangkan jika pemilik ingin mengisi daya penuh dengan jangkauan jarak tempun 301 km, maka membutuhkan biaya sekitar Rp 87.000. Angka ini menunjukkan biaya operasional Lumin tergolong efisien untuk penggunaan harian, terutama untuk mobilitas dalam kota. Secara spesifikasi, Changan Lumin dibekali baterai berkapasitas 28,1 kWh dengan jarak tempuh hingga 301 km berdasarkan standar CLTC. Mobil ini juga sudah mendukung pengisian cepat DC Fast Charging, dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Dari sisi performa, Lumin mengandalkan motor listrik tunggal di roda depan dengan tenaga maksimum 35 kW atau sekitar 46 tk dan torsi 87 Nm. Kecepatan puncaknya mencapai 101 km per jam, yang masih cukup untuk menunjang mobilitas harian di perkotaan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang