Keberadaan alat pemadam api ringan (APAR) di dalam sebuah mobil harus menjadi perhatian pengemudi. Namun, alat ini kerap luput dari perhatian, padahal perangkat keselamatan ini dapat menjadi penentu pada detik-detik awal saat terjadi kebakaran. Dalam banyak kasus, api yang masih kecil sebenarnya bisa dikendalikan, asalkan pengemudi mengetahui posisi APAR dan cara menggunakannya dengan benar. Menurut Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, seluruh kendaraan yang diproduksi pabrikan pada dasarnya sudah dibekali APAR sebagai bagian dari standar keselamatan. Namun, masalah sering kali muncul bukan pada ketersediaan alat, melainkan pada kurangnya pemahaman pengemudi dalam situasi darurat. “Semua mobil dari pabrikan mana pun wajib memiliki APAR. Persoalannya, mungkin pengemudi panik atau tidak tahu posisi APAR,” katanya kepada Kompas.com. Cing menjelaskan, kondisi darurat seperti kebakaran kerap memicu kepanikan, terutama bagi pengemudi yang belum pernah mendapatkan edukasi terkait prosedur keselamatan kendaraan. Akibatnya, APAR yang tersedia justru tidak dimanfaatkan secara optimal. Petugas memadamkan api pada kebakaran mobil Pajero di jalan tol Pekanbaru-Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (26/3/2025). Menurut dia, edukasi mengenai fitur keselamatan seharusnya menjadi bagian penting saat kendaraan diserahkan kepada pemilik atau pengemudi. Mulai dari penjelasan posisi APAR, cara membuka pengamannya, hingga teknik dasar memadamkan api perlu disampaikan secara jelas. “Biasanya waktu serah terima mobil baru, harus dijelaskan posisi toolkit, APAR, dan fitur darurat lainnya. Kalau itu tidak dijelaskan, pengemudi bisa kebingungan saat terjadi sesuatu,” ujarnya. Ia menambahkan, kebakaran yang terjadi di area kabin kendaraan umumnya masih dapat ditangani dengan APAR standar, berbeda dengan kebakaran baterai litium yang membutuhkan penanganan khusus. Oleh karena itu, respons cepat pada tahap awal menjadi faktor krusial untuk mencegah api membesar. Cing berharap, ke depan edukasi keselamatan kendaraan tidak hanya berhenti pada spesifikasi dan fitur, tetapi juga mencakup simulasi sederhana penggunaan APAR. Dengan begitu, pengemudi dapat lebih siap dan tidak panik ketika menghadapi situasi darurat di jalan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang