Changan Indonesia mengungkap model yang masih menjadi tulang punggung penjualan di pasar Indonesia. CEO Changan Indonesia Setiawan Surya mengatakan, saat ini Q05 masih menjadi model yang menopang penjualan Changan. "Backbonenya yang saat ini ya masih Q05," kata Setiawan kepada para media di Jakarta, baru-baru ini. Hingga saat ini, Nevo Q05 telah mencatat lebih dari 1.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sejak dipasarkan di Indonesia. Setiawan mengatakan, konsumen yang melakukan pemesanan Nevo Q05 saat ini masih didominasi wilayah Jawa dan Bali. Sementara itu, permintaan dari wilayah di luar Jawa masih dalam tahap pertumbuhan. Changan Nevo Q05 Selain Q05, Setiawan mengatakan minat terhadap model lain seperti SO7 dan SO5 juga mulai terlihat. "Tapi SO7 sama SO5 juga mulai banyak peminat," kata Setiawan. Sementara itu, untuk ChanganLumin, Setiawan menyebut model tersebut memiliki pasar yang lebih spesifik. Meski demikian, permintaannya masih ada. "Memang itu segmented lah ya," katanya. Setiawan menambahkan, Changan saat ini masih memiliki stok Lumin yang akan dihabiskan terlebih dahulu. Perusahaan kemudian akan melihat perkembangan permintaan sebelum menentukan langkah selanjutnya. "Kita masih ada stok, peminat masih ada lah," kata Setiawan. "Sampai saat ini kita coba habiskan yang ada dulu. Nanti kita lihat di mana permintaannya. Kalau permintaannya naik, ya kita baru masukin," lanjutnya. Untuk mendukung penjualan di Indonesia, Changan juga terus memperluas jaringan dealernya. Setiawan mengatakan, saat ini terdapat 27 dealer yang dapat mendukung penjualan dan layanan Changan di Indonesia. Menurut dia, sebagian besar jaringan dealer tersebut masih berada di wilayah Jawa dan Bali.