Perjalanan dari Jakarta menuju Bogor selalu punya tantangan tersendiri. Mulai dari lalu lintas padat di dalam kota, jalan tol dengan kecepatan tinggi, hingga kondisi jalan yang berubah-ubah. Kondisi tersebut menjadi kesempatan untuk menjajal langsung Changan Nevo Q05. SUV listrik terbaru dari Changan yang dibanderol dengan harga Rp 300 jutaan ini menawarkan kombinasi teknologi, kenyamanan, dan kepraktisan untuk kebutuhan mobilitas harian. Saya dari redaksi Kompas.com berkesempatan menguji Changan Nevo Q05 dengan rute Jakarta-Bogor-Jakarta. Perjalanan dimulai dari kawasan One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, melewati jalan perkotaan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bogor melalui ruas tol Jagorawi. Sejak pertama masuk ke dalam kabin, kesan yang terasa adalah desain interior yang modern dengan ruang yang cukup lega. Posisi Mengemudi dan Visibilitas Saat pertama kali berada di balik kemudi, mencari posisi duduk ideal pada Changan Nevo Q05 bukan menjadi pekerjaan sulit. SUV listrik ini sudah dibekali pengaturan kursi elektrik enam arah yang membuat posisi duduk bisa disesuaikan dengan kebutuhan saya. Selain itu, setir juga sudah mendukung pengaturan tilt dan telescopic, sehingga jarak antara saya dengan kemudi bisa lebih mudah diatur. Changan Nevo Q05 Menariknya, Changan Nevo Q05 turut dilengkapi fitur welcome function. Fitur yang biasanya ditemukan pada mobil premium. Dari sisi visibilitas, posisi duduk yang cukup tinggi membuat pandangan ke depan terasa luas. Area samping juga cukup mudah dipantau, sementara bagian belakang terbantu dengan kamera dan fitur pendukung lainnya. Hal ini membuat Changan Nevo Q05 terasa cukup bersahabat saat digunakan melintasi jalan perkotaan yang padat maupun ketika melakukan manuver parkir. Torsi Instan Memulai perjalanan dari Jakarta, karakter khas mobil listrik langsung terasa ketika pedal gas mulai diinjak. Changan Nevo Q05 menggunakan motor listrik dengan tenaga maksimum 120 kW dan torsi 190 Nm. Angka tersebut membuat respons akselerasi terasa spontan tanpa perlu menginjak pedal gas terlalu dalam. Karakter torsi instan menjadi salah satu hal yang membuat mobil listrik terasa berbeda dibandingkan mobil bermesin konvensional. Selama perjalanan, beberapa mode berkendara sempat saya coba, mulai dari Eco, Comfort, hingga Sport. Mode Sport memberikan respons akselerasi yang lebih agresif, terutama ketika membutuhkan tenaga tambahan saat masuk ke jalan tol. Changan Nevo Q05 Namun untuk penggunaan sehari-hari, baik di dalam kota maupun perjalanan luar kota, mode Comfort sudah terasa lebih dari cukup. Respons tenaga tetap sigap, tetapi karakter berkendaranya lebih santai dan nyaman. Sementara itu, fitur regenerative braking pada Changan Nevo Q05 juga terasa cukup natural. Perlambatan ketika pedal gas dilepas tetap terasa, tetapi tidak sampai membuat perjalanan menjadi kurang nyaman bagi penumpang. Pengaturan Kabin Tetap Praktis dengan Tombol Fisik Salah satu hal yang cukup menarik dari Changan Nevo Q05 adalah pengaturan di dalam kabin tidak sepenuhnya bergantung pada layar sentuh. Saat ini banyak mobil baru yang memindahkan hampir seluruh pengaturan ke head unit, termasuk fungsi dasar seperti pengaturan suhu AC. Pada Changan Nevo Q05, beberapa fungsi penting masih tersedia melalui tombol fisik di konsol tengah. Hal ini membuat saya tetap bisa melakukan penyesuaian tanpa harus terlalu lama mengalihkan perhatian dari jalan. Handling Stabil, Tapi Body Roll Masih Terasa Saat memasuki ruas tol Jagorawi, Changan Nevo Q05 mulai menunjukkan karakter berkendaranya pada kecepatan lebih tinggi. Ketika melaju di sekitar 100 kilometer per jam, SUV listrik ini terasa cukup stabil. Setir tidak terasa mudah membuang arah dan memberikan rasa percaya diri ketika melakukan perpindahan jalur. Changan Nevo Q05 Karakter suspensinya juga cenderung mengutamakan kenyamanan. Saat melewati jalan dengan permukaan yang kurang rata, bantingan suspensi terasa cukup empuk dalam meredam guncangan. Namun, karakter suspensi yang nyaman tersebut membuat gejala body roll masih terasa ketika mobil diajak menikung atau melakukan manuver secara agresif. Hal tersebut masih dalam batas wajar untuk sebuah SUV yang memang lebih mengutamakan kenyamanan berkendara harian. Kesimpulan Perjalanan Jakarta-Bogor-Jakarta bersama Changan Nevo Q05 memberikan gambaran bahwa SUV listrik ini tidak hanya mengandalkan teknologi elektrifikasi. Karakter tenaga yang responsif, kabin luas, posisi mengemudi yang mudah disesuaikan, hingga fitur pintar membuat Changan Nevo Q05 terasa cocok untuk menemani aktivitas harian. Meski masih memiliki sedikit body roll ketika diajak bermanuver agresif, kenyamanan suspensi dan kestabilan saat kecepatan tinggi menjadi nilai positif dari SUV listrik ini.