Deretan mobil listrik menjadi sorotan utama di GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, termasuk dari merek yang tengah agresif memperluas lini SUV listrik di Indonesia. Salah satu model yang cukup menarik perhatian adalah GAC Aion UT, terutama pada varian tertingginya yang menawarkan paket premium dan teknologi tinggi. Tim redaksi Kompas.com berkesempatan menjajal langsung Aion UT varian Premium di area test drive sekitar BSD, Tangerang, Jumat (28/11/2025). Kondisi lintasan yang relatif sepi menjadi kesempatan untuk memahami karakter kenyamanan, performa, dan fitur yang dibawa SUV listrik kompak tersebut. Masuk ke kabin, nuansa premium cukup terasa melalui material interior dan desain dashboard yang modern. Layar infotainment besar, panoramic roof, wireless charging, hingga ventilated seat mendukung kenyamanan. Hanya saja, pengaturan fitur yang banyak terpusat di layar membuat pengguna baru perlu sedikit adaptasi. Interior GAC AIon UT Secara performa, Aion UT Premium dibekali motor listrik bertenaga sekitar 150 kW (sekitar 201 hp) dengan torsi 210 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan dengan karakter akselerasi yang halus dan linear. Respons pedal gas terasa sigap, meski dorongannya tidak terlalu “menggigit” bagi pengemudi yang menginginkan sensasi lebih agresif. Kualitas peredaman kabin menjadi salah satu kelebihannya. Suara ban dan angin hampir tidak masuk, membuat perjalanan terasa senyap dan nyaman. Namun di sisi lain, kesenyapan ini juga memiliki konsekuensi: suara eksternal seperti klakson atau kendaraan lain bisa menjadi kurang terdengar. Bukan kekurangan besar, tetapi cukup menjadi catatan agar pengemudi tetap lebih waspada terhadap lingkungan sekitar. Aion UT Suspensinya bekerja efektif meredam guncangan, menjaga kenyamanan penumpang saat melintasi permukaan jalan yang tidak rata. Karakter empuk ini membuat kabin terasa nyaman, meski sedikit menghadirkan rasa limbung ketika mobil diajak bermanuver cepat. Aion UT Premium turut dilengkapi rangkaian Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang mencakup fitur seperti adaptive cruise control, lane assist, dan emergency braking. Fitur-fitur ini membantu meningkatkan rasa aman, meski intervensinya di beberapa kondisi terasa cukup sensitif. Pengendalian setir terasa ringan pada kecepatan rendah sehingga memudahkan manuver, terutama di area padat. Saat kecepatan meningkat, bobot setir bertambah sehingga meningkatkan stabilitas, meski umpan baliknya masih bisa dibuat lebih komunikatif. Secara keseluruhan, pengalaman singkat ini menunjukkan bahwa GAC Aion UT Premium menawarkan kombinasi yang seimbang antara kenyamanan, fitur, dan kesenyapan. Ada beberapa catatan seperti bodi yang agak limbung, respons tenaga yang lebih condong ke kenyamanan, serta adaptasi awal terhadap sistem kontrol berbasis layar. Meski demikian, SUV listrik ini tetap menghadirkan paket menarik untuk penggunaan harian, terutama bagi pengemudi yang mengutamakan kenyamanan dan fitur. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang