Peta persaingan tim satelit di MotoGP mulai memanas menjelang pemberlakuan regulasi mesin 850cc pada tahun 2027. Tim asal Perancis, Tech3, dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk meninggalkan KTM dan merapat ke pabrikan Jepang, Honda. Manajer Tim Tech3 Nicolas Goyon, mengungkapkan bahwa ketidakpastian mengenai pabrikan mana yang akan diajak bekerja sama menjadi ganjalan utama dalam menyusun komposisi pebalap untuk musim 2027. Rider Ducati Lenovo Marc Marquez (kanan) dan pebalap Red Bull KTM Tech3 Maverick Vinales berlomba selama Grand Prix MotoGP Qatar di Sirkuit Internasional Lusail di Lusail, utara Doha, pada 13 April 2025. Apalagi Tech3 kini berada di bawah kepemilikan baru yang dipimpin oleh eks bos tim Haas F1, Guenther Steiner. Meski awalnya diprediksi akan setia dengan KTM, rumor kepindahan ke Honda justru menguat belakangan ini. Honda sendiri dikabarkan berambisi menambah jumlah motornya di grid menjadi enam unit. Setelah Gresini Racing memilih bertahan dengan Ducati, Tech3 pun muncul sebagai kandidat terkuat untuk menjadi mitra baru pabrikan berlogo sayap tunggal tersebut. "Saat kita bicara soal 2027, isu utamanya tetap pada keputusan mengenai pabrikan mana yang akan kami gunakan. Penandatanganan pebalap pun sangat bergantung pada hal ini," ujar Goyon dikutip dari Speedweek, Selasa (5/5/2026). Goyon mengaku sudah menjalin komunikasi dengan beberapa manajer pebalap. Namun, ia merasa pembicaraan tersebut belum bisa melangkah ke tahap konkret selama status mesin motor mereka belum jelas. "Melakukan pembicaraan konkret tanpa tahu pabrikan mana yang akan bekerja sama dengan Tech3 adalah hal yang sia-sia," lanjutnya. Enggan Pakai Dua Rookie Selain masalah pabrikan, Tech3 juga mulai memetakan kriteria pebalap. Meski pebalap Moto2 dianggap menarik karena sudah mengenal ban Pirelli, Goyon mengaku trauma dengan pengalaman masa lalu. Ia merujuk pada musim 2022 saat Tech3 menduetkan dua debutan, Remy Gardner dan Raul Fernandez, yang berakhir dengan performa kurang memuaskan. "Musim saat kami membalap dengan dua rookie tidak berakhir positif. Menurut saya, untuk situasi sekarang, akan lebih baik bagi Tech3 untuk memulai dengan satu pebalap berpengalaman dan satu rookie," kata Goyon. Saat ini, kursi Tech3 diisi oleh Enea Bastianini dan Maverick Vinales. Namun, keduanya diprediksi tidak akan bertahan hingga 2027. Bastianini santer dikabarkan bakal kembali ke Gresini, sementara Vinales tengah dikaitkan dengan peluang ke tim pabrikan KTM, meski posisinya terancam oleh Fabio Di Giannantonio. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang