Pabrikan Suzuki dipastikan kembali turun dalam ajang balap ketahanan bergengsi Suzuka 8 Hours yang akan berlangsung pada 5 Juli 2026 mendatang. Melalui proyek bertajuk "Team Suzuki CN Challenge", pabrikan asal Hamamatsu ini akan kembali berlaga di kelas Experimental untuk tahun ke-47 penyelenggaraan balapan internasional tersebut. Proyek ini kembali dipimpin oleh mantan bos tim MotoGP Suzuki, Shinichi Sahara. Sementara untuk urusan pebalap, Suzuki menduetkan Takuya Tsuda yang merupakan mantan pebalap penguji MotoGP, dengan Étienne Masson, pebalap yang sudah berkali-kali mencicipi gelar juara dunia ketahanan FIM (EWC). Suzuki GSX-1000 yang dipakai Suzuki pada balap ketahanan Suzuka 8 Hours Dikutip dari Motorcyclenews, Suzuki menargetkan untuk kembali masuk ke posisi 10 besar seperti yang pernah diraih pada 2024, sekaligus memperbaiki hasil mengecewakan di tahun lalu yang hanya finis di posisi ke-33. Menariknya, GSX-R1000R yang digunakan sudah mendapatkan sentuhan aerodinamika baru. Selain ubahan pada winglet depan, kini terdapat sistem aero ground-effect di bawah swingarm untuk menambah stabilitas motor saat dipacu di kecepatan tinggi. Presiden Suzuki, Toshihiro Suzuki mengatakan, tantangan ini merupakan upaya perusahaan untuk memverifikasi daya tahan dan keandalan teknologi masa depan sebelum diaplikasikan secara massal. Suzuki GSX-1000 yang dipakai Suzuki pada balap ketahanan Suzuka 8 Hours "Melalui tantangan ini, kami bertujuan untuk memverifikasi dan mendemonstrasikan daya tahan serta keandalan yang diperlukan untuk penerapan praktis teknologi kami di masa depan," ujar Toshihiro. Untuk musim 2026, Suzuki memperluas penggunaan komponen berkelanjutan. Motor ini menggunakan bahan bakar 100 persen berkelanjutan dari TotalEnergies. Selain itu, pelumas mesin menggunakan bahan dasar bio dari Motul, serta ban yang memiliki proporsi material daur ulang yang tinggi. Tak berhenti di situ, detail ramah lingkungan juga merambah hingga ke penggunaan piringan cakram baja tanpa proses panas, knalpot titanium ramah lingkungan, bodi karbon fiber berbasis bio, hingga seragam tim yang menggunakan material daur ulang. Takashi Ise, Managing Officer Suzuki, menegaskan bahwa tim akan fokus pada pengembangan teknologi yang tidak hanya berkelanjutan, tapi juga tetap kompetitif dalam hal performa. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang