Sejumlah isu menarik menjadi sorotan pembaca jelang akhir pekan, salah satunya langkah cepat PO Rosalia Indah yang langsung mencopot sopir bus setelah aksinya yang ugal-ugalan viral. Fenomena beberapa tambal ban yang menolak melayani motor listrik juga memicu rasa penasaran. Tak hanya itu, banyak yang ingin mengetahui peluang masuknya sub-merek BYD seperti Yangwang dan Fang Cheng Bao ke pasar Indonesia. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini kumpulan artikel otomotif terpopuler pada Jumat (12/12/2025): 1. Rosalia Indah Bertindak Cepat: Sopir Bus Tingkat Ugal-ugalan Dicopot Bus tingkat baru PO Rosalia Indah PO Rosalia Indah membebastugaskan pengemudi bus tingkat yang ugal-ugalan di jalan tol belum lama ini. Informasi tersebut disalurkan lewat unggahan di akun Instagram @rosaliaindah.official. Selain dibebastugaskan, pengemudi tersebut juga diberikan sanksi dari perusahaan. "Saat ini pengemudi yang bersangkutan telah dibebastugaskan. Selanjutnya, perusahaan akan memberikan sanksi tegas seberat-beratnya kepada pengemudi yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan perusahaan," tulis keterangan dari PO Rosalia Indah pada unggahan tersebut, Kamis (11/12/2025). 2. Fenomena Tambal Ban Pinggir Jalan yang Menolak Motor Listrik Maka Motors gandeng Motoriz untuk perawatan motor listrik Motor listrik sepintas memiliki roda hampir sama dengan motor konvensional. Mereka masih menggunakan ban yang berisikan udara, sehingga juga bisa mengalami bocor di jalan. Hanya saja beberapa pihak tambal ban menolak atau tidak melayani untuk motor listrik, salah satu alasannya karena tidak mau ambil risiko. “Pelek belakang itu kan bukan cuma pelek, tapi dinamonya, sehingga risikonya besar bagi orang yang tidak terbiasa dengan elektrikal, kalau motornya mati nanti malah repot,” ucap Sigit, tukang tambal ban di pinggir jalan Cawas, Klaten kepada KOMPAS.com, Kamis (11/12/2025). 3. Yangwang dan Fang Cheng Bao Dijual di Indonesia? Ini Penjelasan BYD BYD Yangwang U9 Track Edition BYD, pabrikan mobil asal Tiongkok memiliki beberapa sub merek, seperti Denza, Yangwang, dan Fang Cheng Bao. Untuk pasar Indonesia, baru ada dua, yakni BYD dan Denza. Sementara Yangwang baru mejeng mobilnya saja di pameran, yakni U9, supercar yang bisa lompat dan kecepatan puncak lebih dari 400 Kpj. Kalau Fang Cheng Bao, sudah masuk pasar Australia di bawah merek Denza. Lalu apa kedua sub merek dari BYD tersebut akan masuk Indonesia? 4. AISI: Penurunan Penjualan Motor Bukan Karena Melemahnya Pasar Ilustrasi diler Suzuki, di mana Penjualan motor dibantu dengan fitur Lead Validator Pasar sepeda motor nasional kembali menunjukkan koreksi pada November 2025. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan bulan lalu tercatat 523.591 unit, turun 11,31 persen month to month dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 590.362 unit. Meski demikian, AISI menilai penurunan tersebut lebih disebabkan oleh faktor pengaturan produksi menjelang akhir tahun, bukan melemahnya pasar secara struktural. 5. Bocoran Mobil Baru Denza di 2026: Pakai Teknologi Teranyar Denza D9 di GJAW 2025 Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Indonesia mengatakan, nantikan model baru Denza tahun depan. Kemungkinannya ada banyak, dari model sedan, hatchback, SUV, bahkan SUV off-road. "Kita akan perkenalkan lebih banyak line up di bawah merek Denza," kata Eagle di Bogor, Kamis (11/12/2025). Sedikit bocoran, Eagle mengatakan model baru Denza ini bukan tipe yang macam-macam. Tapi di balik kendaraannya disematkan teknologi baru yang juga jadi platform mobil Denza lainnya di masa depan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang