Tambal ban tubeless Saat ban kendaraan bocor di tengah perjalanan, pilihan solusi sering kali ditentukan oleh situasi dan waktu. Banyak pengemudi langsung menambal tanpa benar-benar memahami jenis tambalan yang digunakan dan dampaknya ke depan. Padahal, metode tambal ban tidak hanya satu macam. Masing-masing memiliki karakter, tingkat keamanan, serta kelayakan penggunaan yang berbeda tergantung kondisi ban dan kebutuhan pengendara.Jenis tambal yang paling umum ditemui adalah tambal cacing. Metode ini menggunakan karet berbentuk seperti tali yang dimasukkan ke lubang ban tanpa harus melepas ban dari velg. Tambal cacing dikenal praktis dan cepat, sehingga sering menjadi pilihan darurat di jalan. Namun, metode ini umumnya hanya disarankan sebagai solusi sementara karena daya tahannya terbatas. Ilustrasi tambal ban mobil. Jenis berikutnya adalah tambal payung, yang bentuknya menyerupai jamur dengan kepala dan batang. Proses pemasangannya dilakukan dari bagian dalam ban sehingga membutuhkan pembongkaran ban dari velg. Tambal payung dianggap lebih aman dibanding tambal cacing karena menutup lubang dari dua sisi. Metode ini mampu menjaga tekanan angin lebih stabil dan meminimalkan risiko bocor ulang. Selain itu, ada juga metode patch atau tambal tempel dari dalam ban. Tambalan ini berupa lembaran karet khusus yang direkatkan pada area bocor di bagian dalam ban.Tambal patch banyak digunakan pada bengkel resmi atau spesialis ban. Jika pengerjaannya rapi dan bahan berkualitas, metode ini cukup awet untuk pemakaian harian.Namun, tidak semua bagian ban layak ditambal. Lubang pada area tapak ban masih relatif aman, sedangkan kebocoran di dinding samping sebaiknya tidak ditambal sama sekali.Dinding samping ban bersifat fleksibel dan terus berubah bentuk saat berputar. Tambalan di area ini berisiko gagal dan membahayakan keselamatan pengendara.Lalu, mana metode tambal yang paling worth it? Untuk penggunaan jangka menengah hingga panjang, tambal payung atau patch dari dalam ban menjadi pilihan paling aman dan sepadan.Sementara tambal cacing sebaiknya hanya dijadikan solusi darurat. Dengan memilih metode yang tepat, ban tetap aman digunakan tanpa harus buru-buru mengganti dengan yang baru.