Marak di media sosial soal harga bekas Hyundai Ioniq 5 yang berada direntang harga mulai Rp 350 jutaan. Penurunan harga tersebut memang cukup drastis jika dibandingkan harga baru Ioniq 5 saat ini yakni mulai dari Rp 800 jutaan. Menanggapi hal tersebut, Fransiscus Soerjopranoto selaku Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia mengatakan, penurunan harga yang terjadi di pasar, khususnya pada unit bekas, perlu dilihat dengan perbandingan yang tepat. “Hyundai Ioniq 5, sekarang kan harga bekas Rp 400 sampai dengan Rp 500 juta. Tapi pembandingnya itu bukan harga sekarang Rp 900 juta,” ujar Fransiscus saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026). Ia menegaskan, harga yang seharusnya dijadikan acuan adalah harga awal saat mobil tersebut pertama kali dijual ke konsumen. “Pembandingnya itu adalah harga waktu saat dijual pertama kali. Itu dijualnya kan Rp 750 juta. Berarti kan dia turunnya hampir sama dengan combustion (mobil bensin), 30 sampai dengan 35 persen, bukan 50 persen,” katanya. Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 yang terparkir di salah satu sudut area parkir Gedung DPR, Jakarta, Jumat (30/9/2022). Dengan demikian, Fransiscus menilai bahwa nilai jual kembali (resale value) Ioniq 5 masih tergolong baik dan kompetitif apabila dengan mobil bermesin konvensional. “Berarti kalau turunnya hampir mirip dengan mobil bensin, Ioniq 5 itu sudah terbukti secara reserve value, itu bisa menyamai daripada harga jual kembalinya mobil bensin,” ucap dia. Ia juga menambahkan bahwa faktor ekosistem, seperti ketersediaan stasiun pengisian kendaraan listrik (charging station), turut menjadi nilai tambah bagi konsumen. “Jadi sebenarnya aman untuk kita, karena kita sudah membuktikan di market. Belum lagi kan kita ada charging station,” kata Fransiscus. Sebagai informasi, saat pertama kali diluncurkan Hyundai Ioniq 5 dibanderol dengan harga Rp 748 juta untuk tipe terumah Standard Range, hingga Rp 859 juta untuk varian Signature Long Range. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang