Penjualan mobil nasional sepanjang Januari hingga April 2026 menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan domestik mencapai 289.787 unit atau naik 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal pemulihan pasar otomotif nasional setelah sempat mengalami tekanan dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah agen pemegang merek (APM) juga mulai optimistis pasar dapat terus bertumbuh hingga akhir tahun. Mulai Februari Chief Operating Officer HMID, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan peningkatan penjualan sudah mulai terlihat sejak Februari 2026. Namun, pasar sempat mengalami penyesuaian pada Maret akibat periode libur Lebaran dan jumlah hari kerja yang lebih pendek. “Kita lihat memang ada peningkatannya dibandingkan tahun sebelumnya. Khususnya kita lihat di bulan Februari kemarin, memang ada kenaikan sekitar 12 persen sampai 13 persen,” ujar Fransiscus, saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026). Hyundai melalui lini STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X membekali produknya dengan Hyundai SmartSense. Teknologi ini merupakan paket fitur keselamatan aktif yang dirancang membantu pengemudi meminimalkan potensi bahaya saat berkendara. “Namun di Maret memang ada penyusuaian atau normalisasi, itu dikarenakan mungkin Lebaran ataupun liburannya. Hari kerjanya juga pendek,” lanjutnya. Peluang Hyundai Meski demikian, pada April pasar kembali menunjukkan pemulihan. Hyundai menilai kondisi tersebut menjadi peluang bagi industri otomotif nasional untuk terus tumbuh. “Di April kelihatannya ada pemulihan kembali dan kita lihat memang market bergerak untuk naik. Jadi kalau Hyundai melihatnya ini adalah kesempatan buat kita semua supaya otomotif market itu bisa kembali lagi ke angka 1 juta,” ujar Fransiscus. Walau begitu, menurut dia, penjualan mobil nasional tahun ini kemungkinan belum bisa kembali menembus angka 1 juta unit seperti sebelum pandemi. Namun, akan tetap menunjukkan pergerakan yang positif. “Tapi kalau kita lihat dari intensi daripada masing-masing maker untuk masuk ke market dengan produk baru ataupun dengan customer benefit, kita lihat ini sangat menarik,” katanya. Sejumlah merek otomotif saat ini memang agresif menghadirkan produk baru, termasuk mobil elektrifikasi dan program penjualan menarik untuk mendongkrak permintaan konsumen. Kondisi tersebut diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan pasar otomotif domestik hingga akhir tahun. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang