Mobil yang sering terparkir di luar ruangan dan terpapar sinar matahari langsung dalam waktu lama tidak hanya membuat suhu kabin menjadi lebih panas, tetapi juga dapat memengaruhi sejumlah bagian kendaraan. Paparan panas dan sinar ultraviolet (UV) secara terus-menerus dapat berdampak pada eksterior maupun interior mobil. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, beberapa bagian kendaraan berpotensi mengalami penurunan kualitas. Pemilik Bengkel Kafka, Kamal, mengatakan, bagian eksterior mobil yang paling sering terpapar sinar matahari langsung, terutama panel bagian atas, berisiko mengalami perubahan kondisi cat. Ilustrasi parkir mobil “Cat bagian kap mesin, atap, dan bagasi, seluruh bagian atas mobil yang kena paparan matahari secara langsung biasanya cat akan pudar atau kusam,” ucapnya kepada Kompas.com, Senin (15/9/2026). CEO Kabuki Auto Shop, Christopher Sebastian, juga mengatakan cuaca panas seperti saat ini bisa membuat cat mobil lebih cepat kusam atau mengalami perubahan warna. “Bisa. Bukan hanya karena suhu panas, tetapi juga karena paparan sinar UV yang terus-menerus,” ucapnya kepada Kompas.com. Christopher mengatakan, paparan sinar UV yang berlangsung dalam waktu lama dapat memengaruhi lapisan pelindung pada permukaan cat mobil. “Dalam jangka panjang, hal ini dapat mempercepat penurunan kualitas lapisan clear coat sehingga cat mobil terlihat kusam dan warna bisa berubah,” ucapnya. Selain eksterior, Kamal juga mengatakan, bagian interior seperti dashboard juga dapat terdampak jika mobil terlalu sering terjemur. Paparan panas dalam waktu lama dapat membuat material dashboard mengalami penurunan kondisi. “Dashboard biasanya pecah-pecah dalam jangka waktu lama,” ucap Kamal. Karena itu, pemilik mobil yang tidak memiliki akses parkir di dalam ruangan sebaiknya memberikan perlindungan tambahan, baik pada bagian eksterior maupun interior, untuk mengurangi dampak paparan panas dan sinar matahari langsung.