— Wuling Motors resmi meluncurkan Wuling Cortez Darion sebagai pilihan baru MPV elektrifikasi untuk pasar Indonesia. Ada dua model yang dirilis, dan Kompas.com berkesempatan mencoba langsung varian electric vehicle (EV) alias versi mobil listrik untuk pertama kali. Dari luar, tampilannya terlihat elegan dan proporsional. Namun, yang paling menarik justru terasa saat berada di balik kemudi. Wuling Cortez Darion EV Begitu masuk ke kabin, kesan pertama cukup mewah. Kombinasi warna Walnut Brown dan Carbon Black memberi nuansa hangat, baris kedua captain seat berbalut kulit sintetis. Material interiornya memang belum sekelas mobil Eropa premium, tetapi untuk kelasnya sudah tergolong baik dan rapi. Setir berbalut kulit dengan tombol multifungsi serta panel interior soft touch menambah kesan berkelas di dalam kabin. Saat pedal gas diinjak perlahan, Darion EV melaju mulus dan nyaris tanpa suara. Namun, hal pertama yang langsung terasa justru pada sistem pengeremannya, pedal terasa agak keras atau “mael.” Wuling Cortez Darion EV Istilah ini untuk menggambarkan rem dengan tekanan awal yang berat. Meski begitu, fungsi pengeremannya tetap normal dan responsif. Respons akselerator cukup baik, dengan tenaga 150 kW atau setara 201 TK dan torsi 310 Nm. Setir terasa “antep” dan tidak kopong, memberikan rasa percaya diri saat melaju di berbagai kondisi jalan. Dalam mode Normal, karakter mobil terasa seimbang, yaitu tenaga cukup, pengendalian stabil, dan suspensi terasa lembut. Namun, suasana berubah drastis ketika mode berkendara pakai mode Sport. Wuling Cortez Darion EV Setir menjadi lebih presisi dan respon gas meningkat signifikan. Akselerasi terasa lebih spontan, bahkan di tikungan dengan kecepatan sedang ban sempat sedikit "spin" menandakan dorongan tenaga yang cukup agresif. Catatan lain datang dari suspensi yang terasa cenderung lembut. Karakter ini memberi kenyamanan lebih bagi penumpang, namun sedikit terlalu empuk ketika melaju cepat atau saat menikung tajam. Secara dimensi, Darion EV berada di segmen mid-size MPV, dengan ukuran panjang 4.910 mm, lebar 1.870 mm, tinggi 1.770 mm, dan jarak sumbu roda 2.910 mm. kakinya ditopang suspensi depan McPherson dan belakang Multi-link Independent, serta rem cakram pada semua roda. Test drive Wuling Cortez Darion EV Tenaga disalurkan ke roda depan melalui transmisi Single Reduction Gear, dengan sumber daya dari baterai Lithium Iron Phosphate 69,2 kWh, yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 540 km (standar CLTC). Secara keseluruhan, Wuling Cortez Darion EV menawarkan rasa berkendara yang matang dan nyaman. Masih ada ruang untuk penyempurnaan, terutama pada karakter rem dan kekakuan suspensi. Namun, secara umum, mobil ini menunjukkan bahwa Wuling semakin dewasa dalam menghadirkan mobil listrik keluarga yang praktis, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.