Geely EX2 menjadi pilihan city car electric yang baru di Indonesia. Mobil paling laris di China ini punya harga khusus, mulai Rp 229,9 juta untuk varian Pro dan Rp 259,9 juta untuk yang Max. Secara spesifikasi, EX2 bisa menempuh jarak 395 Km (NEDC) dari baterai penuh berkapasitas 40,8 kWh. Konsumsi daya yang diklaim Geely adalah 11,8 kWh per 100 Km atau 8,4 kWh per kilometer. Saya dapat kesempatan untuk menguji konsumsi daya dari EX2 dalam perjalanan dari Jakarta ke Cibodas, lalu kembali ke Jakarta. Total jarak yang ditempuh sekitar 190 Km. Konsumsi listrik Geely EX2 dites dengan rute Jakarta-Cibodas-Jakarta Untuk perjalanan dari Jakarta ke Cibodas, saya berangkat dari diler Geely Fatmawati. Mobil langsung masuk ke Tol Depok-Antasari, lanjut Jagorawi, dan Jalan Raya Puncak sampai ke Cibodas. Kondisi jalannya relatif lengang terutama di tol. Kemudian saat masuk Jalan Raya Puncak, saya menghadapi kemacetan dan jalanan yang menanjak. Tambahan informasi, EX2 dalam kondisi diisi empat orang dan bagasi penuh barang bawaan. Mengingat bobot mobil juga bisa berpengaruh pada konsumsi dayanya. Geely EX2 Max dipakai dalam perjalanan dari Jakarta ke Cibodas Sampai di Kebun Raya Cibodas, konsumsi listriknya lumayan besar. Berdasarkan catatan di MID, mobil sudah jalan sejauh 87,8 Km dan dapat 17,6 kWh per 100 Km, artinya lebih boros dibandingkan klaim dari Geely. Tapi setelah dari Kebun Raya Cibodas menuju hotel, saya melewati lebih banyak jalan menurun. Alhasil berkat fitur regenerative braking, konsumsi dayanya bisa lebih hemat, tercatat sampai 16,4 kWh per 100 Km. Kemudian keesokan harinya dari Cibodas kembali ke Jakarta, konsumsi daya listriknya semakin membaik. Setelah melewati Jalan Raya Puncak yang mayoritas turunan, sampai di Gadog sebelum masuk tol bisa 13 kWh per 100 Km. Konsumsi listrik Geely EX2 dites dengan rute Jakarta-Cibodas-Jakarta Lalu saya melewati Tol Jagorawi dan Depok-Antasari sampai ke diler Geely Fatmawati. Ketika dicek, saya sudah jalan sejauh 192,9 Km dan konsumsi dayanya jadi 11,6 kWh per 100 Km atau sekitar 8,6 kWh per kilometer. Maka setelah dipakai jalan dengan jarak tempuh yang jauh, lewati berbagai kondisi jalan dari yang lengang sampai macet dan menanjak di Puncak, EX2 bisa mendapatkan konsumsi daya sesuai klaim. Bisa saja kalau kondisinya melewati jalanan perkotaan yang relatif rata, lalu cuma diisi satu sampai dua orang, maka konsumsi listrik jadi lebih hemat. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang