Rocky Hybrid menjadi mobil pertama Daihatsu di Indonesia yang telah mengusung teknologi elektrifikasi di segmen low sport utility vehicle (LSUV). Daihatsu Rocky Hybrid hadir dengan teknologi strong series hybrid yang membuatnya sedikit unik dibandingkan kebanyakan mobil hybrid lainnya. Teknologi tersebut memungkinkan motor listrik berperan sebagai penggerak utama roda, mirip seperti mobil listrik murni. Sementara mesin bensin 1.200 cc berkode WA-VEX bertugas mengisi daya baterai layaknya generator. Keunggulan utama yang ditawarkan Daihatsu melalui Rocky Hybrid adalah efisiensi bahan bakar. Selain itu, modal lainnya juga menawarkan teknologi yang lebih canggih dengan harga yang masih tergolong terjangkau. Biaya Perawatan hingga 100.000 Km Mesin Daihatsu Rocky Hybrid di GIIAS 2025 Soal perawatan, mobil hybrid dan mobil bermesin konvensional sama-sama harus menjalani servis berkala sesuai jadwal yang telah ditentukan pabrikan. Bagi yang tertarik meminang Rocky Hybrid, berikut rincian biaya perawatan hingga pemakaian 100.000 kilometer atau 60 bulan berdasarkan informasi dari Daihatsu. Pada servis awal di 1.000 km, pengecekan meliputi komponen dasar mesin, bodi dan sasis, serta kondisi baterai. Layanan ini masih diberikan secara gratis. Selanjutnya pada servis berkala 10.000 km atau enam bulan, pengecekan bertambah meliputi sistem bahan bakar, kontrol emisi, serta penggantian oli mesin beserta saringan oli dengan biaya Rp 549.000. Daihatsu Rocky Hybrid Biaya tersebut juga berlaku pada servis berikutnya, yakni ketika memasuki 20.000 km (12 bulan) dan 30.000 km (18 bulan). Memasuki servis keempat di 40.000 km atau 24 bulan, biaya sedikit meningkat menjadi Rp 1.204.000 karena adanya penggantian beberapa komponen seperti minyak rem, filter AC, dan filter udara. Sementara untuk biaya perawatan berkala berikutnya, yakni pada 50.000 km atau 30 bulan, kembali menjadi Rp 549.000. Pada servis berikutnya di 60.000 km atau 36 bulan, biaya kembali naik menjadi Rp 1.115.000 karena adanya tambahan pekerjaan servis setelah sebelumnya diberikan gratis sampai 50.000 km. Demikian pula pada servis di 70.000 km dengan biaya Rp 1.036.000. Memasuki servis 80.000 km atau 48 bulan, biaya meningkat menjadi Rp 2.215.000 karena dilakukan penggantian oli transmisi dan filter bahan bakar. Sementara pada servis 90.000 km, biaya yang harus disiapkan sebesar Rp 1.036.000. Adapun pada servis 100.000 km atau 60 bulan, menjadi Rp 1.350.000. Jika diakumulasikan, total biaya perawatan Rocky Hybrid hingga 100.000 km mencapai Rp 10.152.000. Artinya, pemilik hanya perlu menyisihkan dana sekitar Rp 169.200 per bulan selama lima tahun untuk biaya servis berkala. Harga Menyinggung soal harga, berdasarkan situs resmi Daihatsu, Rocky Hybrid saat ini dipasarkan Rp 299.850.000 on the road (OTR) Jakarta. Daihatsu Rocky Hybrid Bila dibandingkan dengan kompetitor lain di kelasnya, banderol tersebut tergolong kompetitif untuk sebuah LSUV hybrid CBU asal Jepang.