Cuaca buruk yang melanda Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir memicu berbagai gangguan di ruas jalan tol. Menghadapi kondisi ini, Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division langsung bergerak cepat melakukan pengamanan di sejumlah titik terdampak. Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Minggu (12/4) sore menjadi pemicu utama. Dampaknya cukup serius, mulai dari pohon tumbang hingga kerusakan fasilitas di ruas tol. Video TikTok: https://www.tiktok.com/@adhaajaib/video/76278... Salah satu insiden paling mencolok adalah robohnya papan reklame di Tol Cawang yang nyaris menimpa bus Transjakarta yang sedang melintas. Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian tersebut dan bus dapat melanjutkan perjalanan. Selain itu, gangguan juga terjadi di beberapa ruas Tol Jagorawi. Pohon tumbang dilaporkan berada di KM 8 dan KM 10 arah Bogor, serta KM 30 arah Jakarta. Kondisi serupa juga ditemukan di ruas Tol JORR tepatnya di KM 35 arah Jakarta. Bahkan, rangka Gerbang Tol Halim turut mengalami kerobohan akibat terpaan angin kencang. Seluruh titik tersebut langsung ditangani oleh petugas untuk memastikan lalu lintas tetap aman dan lancar. Genangan di Jalan Tol Sedyatmo perlahan surut dan menyisakan genagan kecik di sejumlah titik, Minggu (18/1/2026) Sebagai langkah respons cepat, Jasa Marga mengerahkan tim lapangan untuk melakukan pembersihan, pengamanan area, serta memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan bagi pengguna jalan. Pengawasan juga diperketat di titik-titik rawan guna mengantisipasi dampak lanjutan dari cuaca ekstrem. Dampak cuaca buruk tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga merembet ke wilayah Jawa Barat. Curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus menyebabkan banjir di Rest Area KM 149. Arus lalu lintas di Km 57 ruas jalan tol Jakarta - Cikampek, Kamis (25/3/2026) pukul 06.00 WIB. Berdasarkan pemantauan, genangan terjadi akibat luapan Sungai Cinambo di sisi Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 149 B. Untuk mengatasi kondisi tersebut, petugas telah mengerahkan dua unit pompa air dengan ukuran outlet masing-masing 5 inci guna mempercepat proses penyedotan air. Penanganan ini dilakukan agar fasilitas rest area dapat segera kembali normal dan aman digunakan oleh pengguna jalan tol. Ilustrasi berkendara saat hujan Alvin Andituahta Singarimbun, Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, mengatakan, pihaknya meminta maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat kejadian tersebut. “Pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, memperhatikan rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan, serta mengatur waktu dan rute perjalanan,” kata dia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang