Calon pembeli perlu memperhatikan rasio kompresi sebelum membeli mobil baru. Pasalnya, kompresi sangat menentukan performa, konsumsi BBM, dan emisi karbon yang dihasilkan. Keterangan rasio kompresi biasanya dapat dijumpai di brosur penjualan atau buku pedoman kepemilikan. Dengan demikian, konsumen menjadi tahu potensi performa, jenis BBM yang ideal, dan efisiensinya. Rasio kompresi adalah perbandingan volume ruang bakar saat piston berada di titik terbawah dan titik tertinggi. Semakin besar rasio kompresi, maka mobil tersebut semakin bertenaga. Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten, mengatakan bahwa semakin tinggi rasio kompresi, maka tenaga yang dihasilkan lebih besar, lebih efisien, dan pembakaran lebih sempurna. “Torsi lebih kuat di RPM rendah sampai menengah. Ini terjadi karena pembakaran lebih sempurna, tapi harus didukung BBM yang sesuai. Makin tinggi kompresi, harus pakai bensin RON tinggi,” ucap Imun kepada KOMPAS.com, Jumat (21/11/2025). Mesin Toyota New Veloz Hybrid EV Jayan Sentanuhady, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM), mengatakan bahwa pabrikan mobil berlomba menciptakan mesin dengan angka efisiensi termal yang tinggi. Ini bisa tercapai bila kompresi mesin tinggi. Alat pengukur kompresi mesin mobil “Thermal efficiency dari sebuah mesin adalah ukuran seberapa efektif mesin tersebut mengubah energi panas dari pembakaran bahan bakar menjadi kerja mekanis yang bermanfaat,” ucap Jayan kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Semakin tinggi efisiensi termalnya, semakin besar porsi energi panas yang benar-benar dipakai untuk menghasilkan tenaga, dan semakin sedikit yang terbuang sebagai panas ke lingkungan, melalui gas buang, pendinginan, gesekan, dan sebagainya. “Efisiensi termal adalah indikator seberapa hemat energi sebuah mesin. Mesin dengan efisiensi termal tinggi membutuhkan lebih sedikit bahan bakar untuk menghasilkan daya yang sama,” ucap Jayan. Maka dari itu, menurut Jayan, pabrikan berlomba menciptakan mesin yang memiliki efisiensi termal yang tinggi. Hal ini sangat penting dan banyak diterapkan pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD), otomotif, maupun studi bahan bakar seperti B40. “Yang mempengaruhi efisiensi termal adalah rasio kompresi mesin. Semakin tinggi rasio kompresi, semakin tinggi pula efisiensi termalnya,” ucap Jayan. Hanya saja, desain mesin tersebut tetap harus mendapatkan dukungan dari kualitas BBM-nya, seperti RON dan kandungan energi tinggi. Jadi, saat membeli mobil, konsumen perlu memperhatikan rasio kompresi untuk memperkirakan jenis BBM yang ideal, agar tercapai pembakaran sempurna dan mengoptimalkan performa kendaraan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.