Korlantas Polri mencatat adanya penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas sepanjang Januari–Juni 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tren serupa, terlihat pada jumlah korban meninggal dunia. Demikian disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho dalam rapat bersama Komisi III DPR RI yang disiarkan secara daring, Kamis (27/11/2025). “Dari Januari sampai Juni 2024 itu sebanyak 72.638 kasus, ini turun menjadi 70.749 kasus, turunnya dua persen. Jadi, kami bisa menurunkan peristiwa kecelakaan 1.899 kasus dalam enam bulan,” ujar dia. Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. Mahasiswa asing tewas kecelakaan di Semarang Sabtu (7/9/2024) sekitar pukul 02.17 WIB. Korban asal Madagaskar dan Rwanda, tewas dalam kecelakaan motor. Menurut Agus, penurunan tersebut turut tercermin pada angka fatalitas. Pada semester I 2024, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan mencapai 12.781 orang. Angka ini turun menjadi 11.262 orang pada periode yang sama tahun 2025. Kecenderungan menurun juga terjadi bila melihat perbandingan tahunan. Pada 2023, total kecelakaan lalu lintas mencapai 152.008 kasus. Jumlah itu turun 0,72 persen menjadi 150.096 kasus pada 2024. Begitu pula dengan jumlah korban meninggal dunia yang turun dari 27.895 orang pada 2023 menjadi 26.839 orang pada 2024, atau turun 3,79 persen. Ilustrasi kecelakaan lalu lintas Agus menyampaikan bahwa perbaikan angka kecelakaan tidak lepas dari upaya edukasi yang dilakukan Polantas, salah satunya lewat program Polantas Menyapa. “Kami program Polantas Menyapa ke pesantren, ke sekolah. Kesadaran berlalu lintas ini memang masih perlu kita dorong bersama-sama dan tugas kita bersama,” ujarnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang