Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/4/2026) siang menelan korban jiwa. Seorang pengemudi mobil Suzuki Carry dilaporkan meninggal dunia setelah kendaraannya tertimpa pohon tumbang di Jalan Bojong Raya, Caringin. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa berkendara saat cuaca ekstrem tidak bisa dianggap sepele. Risiko bukan hanya datang dari kondisi jalan licin, tetapi juga dari benda-benda di sekitar yang berpotensi roboh atau terbang. Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, hujan deras yang disertai angin kencang dapat memicu berbagai potensi bahaya di jalan. “Berlindung di bawah pohon, kanopi atau penutup yang tidak permanen itu tidak sepenuhnya aman dan ada bahayanya, karena rata-rata mudah rapuh,” ucap Sony, kepada Kompas.com, belum lama ini. Pohon tumbang timpa 2 mobil di Jalan Blimbing, Kota Malang pada Senin 30 Maret 2026. Ia menambahkan, pengendara harus selalu waspada dan tidak mudah merasa aman, terutama saat kondisi cuaca memburuk. Selain memperhatikan kondisi jalan, pengemudi juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar. “Begitu pun saat berkendara, arahkan mata ke sekeliling terutama atas, karena ada kemungkinan tertimpa material-material yang terbang atau rapuh. Kunci dari itu semua adalah kewaspadaan yang tinggi sehingga bisa melakukan antisipasi dengan benar,” kata dia. Sementara itu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menyarankan agar pengendara memantau kondisi cuaca sebelum memulai perjalanan. “Bila memang situasinya dikabarkan akan ada hujan lebat dan potensi angin kencang, lebih baik tunda perjalanan tersebut. Ini kita bicara dari sisi safety, artinya lebih ke pencegahan,” ujar Jusri. Menurut dia, imbauan tersebut berlaku bagi seluruh pengguna jalan, baik pengendara mobil maupun sepeda motor. Meski tingkat fatalitas lebih tinggi pada pengendara roda dua, bukan berarti pengguna mobil sepenuhnya aman. “Apalagi bila berurusan dengan obyek yang terjatuh dan tak terduga, bisa saja bukan hanya pohon, tetapi tiang listrik ataupun billboard yang terpasang di pinggir jalan,” ucapnya. Jusri menambahkan, apabila kondisi hujan deras dan angin kencang terjadi saat perjalanan berlangsung, pengendara sepeda motor sebaiknya segera menepi dan mencari tempat berteduh yang aman. Sementara itu, pengemudi mobil diminta untuk mengurangi kecepatan serta meningkatkan fokus berkendara. Ancaman tidak hanya datang dari depan, samping, atau belakang, tetapi juga dari arah atas. “Bicara soal obyek yang jatuh itu ada banyak, bukan pohon saja. Saat kita memutuskan untuk tetap berjalan dan terkena obyek yang jatuh risikonya akan semakin besar, karena benturan terjadi pada dua sisi, bisa saja membuat kerusakan lebih parah,” kata Jusri. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang