Marc Marquez melihat persaingan MotoGP 2026 akan semakin sengit setelah sejumlah rival menunjukkan perkembangan signifikan di musim 2025. Sebut saja Aprilia yang menutup musim dengan tiga kemenangan dalam empat balapan terakhir. KTM juga lewat Pedro Acosta yang konsisten berada di pertarungan podium pada paruh kedua musim. Bos Ducati Gigi Dall'Igna berada di box Circuit of The Americas pada sesi kualifikasi GP Americas, Sabtu (9/4/2016). Honda bahkan bertransformasi dari sulit masuk 10 besar menjadi meraih dua podium di Asia (Motegi dan Malaysia). Dikutip dari Crash, meski persaingan makin sengit musim depan, Marquez menegaskan keyakinannya pada Ducati. “Aprilia tumbuh pesat, KTM makin baik, dan Honda membuat langkah besar dari awal musim. Tapi kalau saya di Ducati, saya berada di tim terbaik dan punya motor terbaik,” ucap Marquez. Keyakinan itu tak lepas dari sosok Gigi Dall’Igna. Marquez menyebut General Manager Ducati Corse tersebut punya mentalitas ideal sebagai pemimpin tim. “Saya berterima kasih kepada Gigi dan Ducati karena memberi kesempatan untuk menunjukkan talenta saya,” katanya. Marquez juga mengungkap bagaimana Dall’Igna mampu menjaga mental pebalap. Menurut Marquez, dukungan itu penting karena tekanan di tim pabrikan sangat besar. “Kami pebalap tapi tetap manusia. Di beberapa trek pasti ada keraguan. Anda di Ducati Lenovo, Anda harus bertarung untuk gelar (juara),” ucapnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang