Ilustrasi ganti oli mobil Memilih oli kendaraan kini tidak lagi sekadar melihat merek atau rekomendasi bengkel. Seiring meningkatnya aktivitas belanja online, konsumen Indonesia juga semakin selektif dalam menentukan produk pelumas yang akan digunakan untuk mobil maupun motor mereka. Jika dulu keputusan pembelian lebih banyak dipengaruhi oleh saran mekanik atau teman, kini calon pembeli biasanya lebih dulu mencari informasi melalui internet. Mulai dari membaca ulasan pengguna, membandingkan spesifikasi produk, hingga melihat rating yang diberikan konsumen lain di marketplace. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Perubahan perilaku tersebut membuat produsen pelumas tidak hanya dituntut menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga aktif memberikan edukasi dan layanan yang baik di kanal digital.Fenomena ini tercermin dalam hasil riset terbaru yang mengukur kekuatan merek di marketplace berdasarkan pencarian konsumen, transaksi penjualan, hingga ulasan pengguna. Salah satu merek yang berhasil mencatatkan performa positif adalah Motul yang meraih penghargaan untuk kategori oli mobil dan oli motor.Managing Director PT Motul Indonesia Energy (MIE), Welmart Purba, menilai konsumen saat ini memiliki pertimbangan yang lebih luas sebelum membeli pelumas."Seiring berkembangnya perilaku belanja online, konsumen tidak hanya mencari produk berkualitas, tetapi juga kemudahan akses, jaminan keaslian produk, serta layanan yang responsif," ujarnya, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi, Minggu 7 Juni 2026.Menurutnya, faktor-faktor tersebut kini menjadi bagian penting dalam keputusan pembelian. Konsumen tidak hanya ingin mendapatkan oli yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan, tetapi juga memastikan produk yang dibeli asli dan didukung informasi yang jelas.Tren ini juga terlihat dari semakin banyaknya pemilik kendaraan yang memanfaatkan official store di marketplace untuk mendapatkan produk pelumas. Selain memberikan rasa aman terkait keaslian barang, kanal resmi juga biasanya menyediakan informasi yang lebih lengkap mengenai spesifikasi dan penggunaan produk.Di sisi lain, tingginya aktivitas belanja online membuat edukasi menjadi semakin penting. Banyak pengguna kendaraan mulai mencari informasi mengenai tingkat kekentalan oli, standar kualitas, hingga jenis pelumas yang sesuai dengan kebutuhan mesin mereka sebelum melakukan pembelian.Welmart mengatakan transformasi digital saat ini bukan hanya soal membuka saluran penjualan baru, melainkan juga membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA "Motul tidak hanya menjual produk, tetapi juga menghadirkan edukasi dan pengalaman konsumen yang lebih relevan di era digital," katanya.Perubahan tersebut menunjukkan bahwa pasar pelumas di Indonesia juga ikut mengalami transformasi. Jika sebelumnya persaingan lebih banyak terjadi di bengkel atau toko onderdil, kini ulasan pengguna, rating produk, dan kualitas layanan digital menjadi faktor yang ikut menentukan pilihan konsumen.