Booth MG di PEVS 2025 Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia terus bergerak cepat dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya pilihan teknologi ramah lingkungan didominasi mobil listrik berbasis baterai, kini pasar mulai diramaikan berbagai sistem penggerak yang menawarkan karakter berbeda sesuai kebutuhan konsumen. Saat ini industri otomotif tidak hanya mengenal Battery Electric Vehicle (BEV) atau mobil listrik murni. Pabrikan juga menghadirkan Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hingga Range Extended Electric Vehicle (REEV) yang memanfaatkan motor listrik dengan tambahan mesin bensin sebagai pengisi daya baterai. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Bahkan inovasi energi baru tidak hanya berkembang pada kendaraan darat. Teknologi mobilitas berbasis energi ramah lingkungan mulai merambah transportasi udara hingga sektor transportasi air.Melihat perkembangan tersebut, Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) bersama Dyandra Promosindo kembali menyiapkan Periklindo Electric Vehicle Show atau PEVS 2026. Pameran kendaraan listrik itu akan berlangsung pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko menilai perubahan pola mobilitas saat ini tidak bisa dilepaskan dari tantangan global yang terus berkembang. Menurutnya, industri perlu terus mencari solusi agar transportasi menjadi lebih efisien dan berkelanjutan."Ke depan, tema ini menjadi tujuan bersama. Bagaimana kita bermobilitas dengan cara efisien dan bersih tidak bisa lagi diabaikan," ujarnya, dikutip Sabtu 23 Mei 2026.Ia juga menyoroti kondisi global yang membuat industri harus bergerak lebih cepat dalam menghadirkan terobosan baru. Menurutnya, kendaraan berbasis energi baru menjadi salah satu jawaban menghadapi tantangan masa depan."Pilihan kita berdiam diri atau menciptakan terobosan. Penyelenggaraan PEVS adalah salah satu terobosan yang dilakukan," katanya.Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, PEVS 2026 disebut tidak hanya berfokus pada mobil listrik berbasis baterai. Sejumlah teknologi masa depan, termasuk kendaraan berbasis energi surya dan inovasi mobilitas lain, akan menjadi bagian dari pameran tersebut. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Project Manager PEVS 2026 Rudi MF mengatakan perkembangan teknologi kendaraan berbasis energi baru kini semakin luas dan tidak lagi terbatas pada kendaraan jalan raya."Memasuki tahun ke-5 kita akan mengangkat tema future mobility. Jadi tidak lagi hanya kendaraan yang di darat, tapi kita lihat fenomena kendaraan di air, di udara, dan juga kereta api ternyata sudah menerapkan New Energy Vehicle berbasis baterai," ujarnya.