Toyota Calya berkecepatan tinggi melintir saat keluar tol. Calya itu menabrak pembatas jalan hingga terguling dan menabrak dua mobil lainnya.Kecelakaan yang dialami Toyota Calya di exit tol Parungkuda, Sukabumi, terekam dalam kamera CCTV. Dalam rekaman video terlihat, Calya dipacu dalam kecepatan tinggi saat keluar dari tol. Mobil kemudian melintir dan menghantam pembatas jalan hingga akhirnya terguling. Calya itu juga terpental dan menabrak Honda HR-V. Diduga, mobil ngebut saat keluar tol hingga menyebabkan hilang kendali. Beruntung tak ada korban jiwa dari insiden tersebut. Sementara lima orang dilaporkan mengalami luka ringan."Oh iya (terkait kecelakaan) sudah ditangani langsung unit laka. Nggak ada (korban) alhamdulillah," kata Kapolsek Parungkuda AKP Erman dikutip detikJabar.Dari kejadian itu, ada pelajaran penting yang wajib dipahami pengendara agar insiden serupa tak terulang. Praktisi keselamatan berkendara sekaligus Instruktur Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengungkap kebiasaan yang sering dilakukan pengemudi saat keluar tol yaitu langsung ngegas."Ketika gerbangnya keluar tol mereka selalu terlambat ngerem akibat kelelahan setelah melewati perjalanan yang panjang," kata Sony saat dihubungi detikOto, Kamis (26/3/2026).Sony mengingatkan agar pengendara bisa mengurangi kecepatan, khususnya sebelum melewati tikungan. Sebab, umumnya di tikungan itu seringkali dipenuhi debu, tumpahan BBM, hingga jalanan yang rusak akibat kendaraan berat.Tak cuma itu, tekanan angin ban juga berperan dalam kondisi ini. Menurut Sony, tekanan ban yang berlebih bisa bikin daya cengkeram berkurang."Masalah ban yang over inflated setelah perjalanan panjang, sehingga gripnya kurang khususnya di tikungan dan membuat kendaraan mudah overshoot," terangnya.