Rumor bursa transfer pebalap MotoGP kembali memanas. Kali ini, nama bintang World Superbike (WorldSBK), Nicolo Bulega, menjadi pusat perhatian setelah dirinya mengonfirmasi ketertarikan untuk hijrah ke MotoGP musim 2027. Pebalap asal Italia yang saat ini membela tim Aruba.it Ducati tersebut tidak menampik bahwa MotoGP adalah impian terbesarnya sejak kecil. Nicolo Bulega akan menggantikan Marc Marquez di sisa MotoGP 2025 dan menjadi pebalap tes Ducati mulai musim depan Meski tengah mendominasi di ajang WorldSBK, Bulega mengaku sudah mulai menjajaki peluang bersama manajernya. “Sejujurnya saat ini saya belum bisa bicara banyak, karena kami masih menunggu bagaimana kepastian nama-nama besar di MotoGP,” ujar Bulega dikutip dari Crash, Jumat (17/4/2026). “Tetapi impian saya, sejak masih kecil, adalah pergi ke MotoGP, seperti pebalap lainnya,” kata dia. Bulega saat ini memang berada di atas angin. Setelah mengakhiri musim 2025 sebagai runner-up di belakang Toprak Razgatlioglu, ia memulai musim 2026 dengan sangat impresif. Dari enam balapan awal yang sudah digelar, Bulega menyapu bersih seluruh kemenangan dan memimpin klasemen sementara dengan keunggulan poin yang signifikan. Peluang Bulega untuk menembus MotoGP sebenarnya sudah terlihat sejak akhir musim lalu. Ia sempat melakoni debut MotoGP sebagai pebalap pengganti Marc Marquez yang cedera di dua seri terakhir. Hasilnya tidak mengecewakan, Bulega berhasil membawa pulang poin di kedua balapan tersebut. Tahun ini, selain berfokus mengejar gelar juara dunia WorldSBK, Bulega juga memegang peran sebagai pebalap tes MotoGP untuk Ducati. Namun, dengan slot pebalap Desmosedici yang kabarnya mulai terisi penuh untuk musim depan, Bulega dikaitkan dengan tim lain. Salah satu rumor kuat yang beredar adalah ketertarikan dari Trackhouse Aprilia. Kabar ini muncul seiring dengan rumor perpindahan Ai Ogura ke pabrikan Yamaha, meninggalkan satu kursi kosong di tim satelit asal Amerika Serikat tersebut. “Saat ini saya sangat bahagia di World Superbike, tetapi mimpi tetaplah mimpi. Jadi, kami sedang berbicara dengan beberapa tim di MotoGP bersama manajer saya, dan kita akan lihat segera apa yang akan saya lakukan tahun depan,” ucap pebalap berusia 26 tahun itu. Perjalanan karier Bulega terbilang unik. Setelah menghabiskan enam tahun yang sulit di kelas Moto3 dan Moto2, ia memilih "banting setir" ke ajang World Supersport (WSS) pada 2022 untuk membangkitkan kariernya. Keputusan itu terbukti tepat. Ia meraih gelar juara dunia WSS bersama Ducati pada 2023, lalu naik ke kelas WorldSBK dan langsung mampu bersaing di barisan depan melawan nama-nama besar seperti Toprak Razgatlioglu dan rekan setimnya sendiri, Iker Lecuona. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang