Pemilik mobil hybrid mungkin pernah berpikir menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dengan Research Octane Number (RON) lebih tinggi agar mesin lebih awet. Misalnya, mobil yang cukup menggunakan RON 92 kemudian diisi RON 98. Anggapan yang muncul, semakin tinggi oktan maka pembakaran semakin baik dan mesin semakin terjaga. Namun, penggunaan RON yang lebih tinggi tidak otomatis memberikan manfaat tambahan pada mobil hybrid jika memang tidak dibutuhkan oleh mesin. Service Head Auto2000 Cilandak Sapta Agung Nugraha mengatakan, secara ekonomis, pemilik kendaraan sebaiknya menggunakan BBM sesuai rekomendasi pabrikan. Baterai pada Toyota Innova Zenix Hybrid. "Secara ekonomis lebih baik menggunakan BBM yang disarankan oleh pabrikan karena sudah sesuai dengan karakter mesin," ujar Sapta kepada Kompas.com, Selasa (29/9/2026). RON Mesti Sesuai RON merupakan angka yang menunjukkan kemampuan BBM menahan terjadinya knocking atau pembakaran tidak terkendali di dalam mesin. Namun, bukan berarti yang tinggi selalu lebih baik untuk semua mesin. Kebutuhan oktan bergantung pada karakter dan rasio kompresi mesin. Sapta menjelaskan, penggunaan BBM yang tidak sesuai juga dapat memengaruhi performa dan efisiensi kendaraan. Mesin Toyota New Veloz Hybrid EV "Dampaknya pada performa mesin, karena bila BBM yang digunakan tidak tepat maka pembakaran yang dihasilkan menjadi kurang sempurna. Hal ini tentunya akan berpengaruh kepada efisiensi kendaraan," kata Sapta. Pada mesin yang memang dirancang menggunakan RON 92, misalnya, beralih ke RON 98 tidak serta-merta membuat mesin menjadi lebih awet. Mesin tetap bekerja sesuai karakter yang dirancang oleh pabrikan. Sebaliknya, jika mesin membutuhkan RON lebih tinggi tetapi diisi BBM dengan RON lebih rendah, proses pembakaran dapat terganggu dan berpotensi menimbulkan knocking. Ilustrasi SPBU. RON dan Hybrid Sapta mengatakan, pada dasarnya, perbedaan RON tidak secara khusus berkaitan dengan sistem hybrid. Sebab RON berkaitan dengan mesin bensin, di mana pada mobil hybrid mesin bakarnya tetap memiliki kebutuhan oktan sesuai spesifikasi yang ditentukan pabrikan. Jadi, untuk mesin hybrid, penggunaan RON 98 bukan berarti otomatis membuat mesin lebih awet dibandingkan RON 92. Namun yang mesti diperhatikan ialah jangan juga memakai BBM dengan nilai RON di bawah ketentuan.