Mobil hybrid (HEV) seharusnya irit bahan bakar minyak (BBM), karena dibantu oleh motor listrik. Tapi, di kondisi tertentu, bisa saja terasa sama saja dengan mobil konvensional atau justru terasa boros. Penyebab mobil hybrid boros BBM bisa lebih beragam, mengingat ada dua sumber tenaga yakni mesin bakar (ICE) dan motor listrik (EV). Jayan Sentanuhady, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) mengatakan seharusnya mobil hybrid lebih efisien karena didukung dengan teknologi canggih. “Sumber data konsumsi BBM pada mobil hybrid ada di mesin bakarnya, bila mesin ini bekerja lebih lama dan ada penurunan performa, misal karena perawatannya buruk, maka mobil akan jadi kurang efisien,” ucap Jayan kepada KOMPAS.com, Selasa (13/1/2026). Penyebab paling umum, kesehatan baterai (HEV) mulai turun seiring pemakaian. Dampaknya, motor listrik jarang membantu, dan mesin bensin jadi lebih sering hidup. Ketika mode EV jarang aktif, maka akan terjadi peningkatan konsumsi BBM. Mesin bensin harus menjadi sumber tenaga utama sekaligus mensuplai daya listrik ke baterai. SPBU BP kembali menyediakan BBM RON 92 “Mesin bakar di HEV juga membutuhkan perawatan seperti mobil konvensional, seperti ganti oli, busi, filter udara dan sebagainya, bila komponen sudah jelek performa akan menurun, konsumsi BBM meningkat,” ucap Jayan. Penyebab lain yang bikin mobil hybrid terasa boros BBM adalah pola mengemudi yang agresif. Ketika pengemudi menginjak pedal gas perlahan, maka respons sistem akan membuat motor listrik saja yang bekerja. “Ini bisa terjadi saat mobil melaju pelan, seperti di parkiran, jalanan macet, gang dan sejenisnya, selama baterai terisi maka motor listrik saja yang akan menggerakkan roda, sementara mesin kondisinya mati,” ucap Jayan. Tampilan konsumsi BBM rata-rata mobil hybrid Berbeda dengan kebiasaan mengemudi agresif, ketika pedal gas diinjak secara spontan dan dalam, maka respons mobil akan menyemburkan tenaga optimal, yakni dengan mengaktifkan mesin bakar dan motor listrik secara bersamaan. “Efeknya akselerasi lebih buas, tapi konsumsi BBM menjadi lebih boros, selain itu baterai HEV akan terkuras, sehingga mesin bakar juga bertugas untuk mensuplai arus listrik atau berperan sebagai generator,” ucap Jayan. Edi Pramono, Branch Manager Nasmoco Solo Baru mengatakan pemilihan jenis bensin juga menentukan konsumsi BBM rata-rata pada mobil hybrid. “Misal Veloz Hybrid, jenis bensin yang direkomendasikan minimal RON 92, ini akan menentukan tenaga dan konsumsinya, dengan BBM sesuai dengan rekomendasi pabrikan maka tenaga jadi lebih optimal,” ucap Edi kepada KOMPAS.com, di Solo belum lama ini. Jadi, ada banyak faktor kenapa mobil hybrid bisa boros BBM, seperti menurunnya kesehatan baterai, unit kurang terawat dan pola berkendara agresif. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang