Debut Pedro Acosta di kelas utama MotoGP memang langsung menyedot perhatian. Pebalap berjuluk The Shark of Mazarron ini kerap menunjukkan performa luar biasa yang membuatnya digadang-gadang bakal segera meraih kemenangan perdana. Sayangnya, hingga seri MotoGP Catalunya 2026 yang penuh drama Minggu (17/5/2026), dewi fortuna tampaknya masih enggan berpihak pada pebalap Red Bull KTM tersebut. Jika melihat ke belakang, momen "hampir juara" yang dialami Acosta sebenarnya bukan sekali atau dua kali terjadi. Sejak musim debutnya di tim satelit hingga kini membela tim pabrikan, pebalap asal Spanyol ini sudah berkali-kali berada di posisi yang sangat menguntungkan untuk menang, namun selalu buyar karena berbagai faktor, mulai dari masalah teknis, manajemen ban, hingga insiden di lintasan. Pebalap Spanyol dari tim Red Bull KTM Factory Racing Pedro Acosta beraksi dalam sesi latihan bebas 2 MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 28 Februari 2026. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP) Berikut adalah deretan momen krusial di mana Acosta hampir saja mencetak sejarah meraih kemenangan perdananya di kelas MotoGP: 1. Musim Debut 2024: Sengatan Awal yang Kandas Pada musim pertamanya bersama Tech3 GASGAS, Acosta langsung menggebrak di MotoGP Americas (Austin). Dia sempat memimpin jalannya balapan setelah menyalip para seniornya dan menunjukkan ritme yang sangat menjanjikan. Namun, tekanan dari Maverick Vinales membuat Acosta harus puas finis di posisi kedua. Puncaknya terjadi di MotoGP Jepang (Motegi); setelah meraih pole position dan memimpin balapan dengan meyakinkan, Acosta justru melakukan kesalahan sendiri, mengalami lowside, dan membuang peluang emas yang sudah di depan mata. Pedro Acosta saat berlaga pada MotoGP Indonesia 2024 2. Musim 2025: Dominasi Pabrikan yang Berujung Sial Naik kelas ke tim pabrikan Red Bull KTM Factory Racing pada musim 2025 tidak langsung memutus nasib sialnya. Di MotoGP Portugal (Portimao), Acosta sempat bersaing di depan setelah menyalip Francesco Bagnaia, namun degradasi ban belakang yang terlalu cepat khas KTM membuatnya terlempar dari perebutan podium pertama. 3. MotoGP Catalunya 2026: Puncak Segala Drama Klimaks dari ketidakberuntungan Acosta terjadi di Sirkuit Catalunya akhir pekan lalu. Tampil sangat impresif, Acosta sempat memimpin jalannya balapan. Nasib sial dimulai saat motornya mengalami masalah teknis di trek lurus belakang dan ditabrak keras dari belakang oleh Alex Marquez hingga memicu red flag. Hebatnya, saat restart, Acosta kembali bisa memimpin di depan. Namun menjelang putaran-putaran akhir, bannya kehabisan grip hingga posisinya melorot disalip Fabio Di Gianntonio, Joan Mir, dan Fermin Aldeguer. Puncaknya, saat bertahan di posisi keempat tepat di tikungan terakhir pada lap terakhir, Acosta justru disenggol oleh Ai Ogura hingga terjatuh. Sudah berjuang melewati dua kali red flag, Acosta harus pulang dengan tangan hampa tanpa poin. Melihat rentetan kejadian dari musim ke musim, kapasitas Acosta sebagai calon pemenang seri di MotoGP sebenarnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Hanya saja, kombinasi antara faktor keberuntungan, manajemen ban, dan ketenangan di momen-momen krusial masih menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus diselesaikan oleh pebalap muda KTM ini. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang