Veda Ega Pratama gagal finis pada balapan Moto3 Amerika Serikat setelah mengalami highside saat berada di posisi kelima, sehingga tidak bisa melanjutkan balapan. Veda mengatakan, sejak awal balapan tensi persaingan sudah tinggi dengan banyak pertarungan di dalam grup. "Balapan hari ini cukup sulit bagi saya karena sejak awal ada banyak pertarungan agresif di dalam grup, sehingga tidak mudah untuk mengendalikan situasi," kata Veda dalam keterangan resmi, Senin (30/3/2026). "Namun setelah itu saya mulai merasa lebih baik, menemukan ritme, dan bisa menyalip beberapa pebalap serta mulai mendekati grup depan," ujarnya. Ilustrasi Veda Ega Pratama di balap Moto3 "Pada momen tersebut, saya merasa sangat nyaman dengan motor dan cukup percaya diri untuk tetap di sana dan bersaing," katanya. Usai start, Veda sempat merosot ke urutan kedelapan. Namun, dia terus berjuang mengejar pebalap di depannya, termasuk Joel Esteban. Bahkan, pebalap Honda Team Asia tersebut sempat mencatatkan waktu tercepat dengan 2 menit 13,844 detik. Veda kemudian berhasil menyalip beberapa pebalap di depannya dan naik ke posisi kelima. Namun ia terjatuh di tikungan ke-11 saat balapan menyisakan 10 lap. Hasil fantastis Veda Pratama di Moto3 Brasil, berhasil podium ketiga "Sayangnya, saya melakukan kesalahan yang akhirnya mengakhiri balapan. Saya sedikit melebar, lalu membuka gas terlalu agresif saat motor masih dalam posisi miring, sehingga kehilangan kendali," katanya. "Tentu saya kecewa, karena sebenarnya hari ini kami punya peluang yang bagus. Namun, ini juga bagian dari proses belajar dan menambah pengalaman," kata Veda. "Saya akan menjadikannya pelajaran penting dan kembali lebih kuat di Jerez," ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang