Pebalap Indonesia asal Gunungkidul, Yogyakarta, Veda Ega Pratama, melakoni debut balapan di kelas Moto3 yang digelar di Thailand hari ini. Bersaing memperebutkan podium sepanjang balapan 19 lap di Sirkuit Internasional Chang Buriram, Veda berhasil finis di 5 besar.Rider muda Indonesia yang tergabung dalam Honda Team Asia ini bekerja keras sejak start untuk memperkecil jarak yang terbuka dengan empat pembalap terdepan. Veda bergabung dalam perebutan podium pada lap keenam balapan. Dia sempat 'menikmati' pertarungan sengit yang terjadi sepanjang balapan. Sayangnya, Veda belum mampu mengamankan tempat di podium. Pada akhirnya, Veda finis di urutan kelima dengan jarak 9,723 detik dari pemimpin balapan. Meski begitu, debutnya di Moto3 dan langsung meraih posisi kelima membuktikan bahwa Veda merupakan salah satu pebalap yang patut diperhitungkan di Moto3.Berbekal finis kelima ini, Veda meraih 11 poin pertamanya di kelas Moto3. Dia hanya terpaut 14 poin dari David Almansa sebagai pemimpin klasemen sementara usai balapan GP Thailand 2026.Ya, nama Veda tak bisa dipandang sebelah mata. Pebalap muda ini sudah meraih berbagai prestasi di ajang balap motor.Sebelum menapaki karier di kelas dunia, Veda sudah mengantongi gelar juara. Salah satu yang paling bergengsi ialah juara Asia Talent Cup 2023, Veda juga jadi orang pertama Indonesia yang juara dalam ajang tersebut.Veda Ega Pratama merupakan putra Darmono, mantan pebalap yang saat ini bekerja sebagai seorang pengusaha. Semua bakat Veda Pratama didukung oleh ayahnya.Veda mengawali mimpi dari Gunungkidul dengan berlatih balap di sirkuit Pasar Sapi, Yogyakarta. Veda merupakan jebolan Astra Honda Racing School (AHRS) tahun 2019.Setelah menunjukkan prestasi gemilang sebagai runner up pada ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC) musim 2025, Veda mendapat kesempatan emas untuk langsung menapaki jenjang balap GP Moto3, meskipun umurnya belum genap berusia 18 tahun."Saya sangat, sangat senang dan bangga karena saya akan balapan di Kejuaraan Dunia Moto3 pada tahun 2026 bersama Honda Team Asia. Ini sangat istimewa bagi saya karena ini adalah impian saya sejak kecil untuk menjadi pembalap kejuaraan dunia," ucap Veda beberapa waktu lalu."Saya tahu ini akan menjadi tantangan besar karena saya akan bersaing dengan pembalap-pembalap terbaik di dunia, tetapi saya siap bekerja keras dan belajar sebanyak yang saya bisa. Saya ingin cepat beradaptasi dengan kategori baru, mengenal tim, dan mulai bekerja sama. Saya tidak sabar untuk memulai babak baru ini," tambah dia.