Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil finis di urutan kelima di Moto3 GP Thailand, kemarin. Begini kiprah pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu.Veda Ega Pratama melakoni debut balapan di kelas Moto3 yang digelar di Thailand akhir pekan kemarin. Bersaing memperebutkan podium sepanjang balapan 19 lap di Sirkuit Internasional Chang Buriram, Veda berhasil finis di 5 besar.Rider muda Indonesia ini bekerja keras sejak start untuk memperkecil jarak yang terbuka dengan empat pembalap terdepan. Veda bergabung dalam perebutan podium pada lap keenam balapan. Sayangnya, Veda belum mampu mengamankan tempat di posisi podium. Pada akhirnya, Veda finis di urutan kelima dengan jarak 9,723 detik dari pemimpin balapan. Meski begitu, debutnya di Moto3 dan langsung meraih posisi kelima membuktikan bahwa Veda merupakan salah satu pebalap yang patut diperhitungkan di Moto3.Berbekal finis kelima ini, Veda meraih 11 poin pertamanya di kelas Moto3. Dia hanya terpaut 14 poin dari David Almansa sebagai pemimpin klasemen sementara usai balapan GP Thailand 2026.Veda menjadi pebalap muda yang mulai meniti karier di Moto3 musim ini. Belum genap 18 tahun, Veda sudah bisa berlaga di Moto3 berkat prestasi gemilangnya. Saat ini, Veda baru berusia 17 tahun.Berdasarkan peraturan di MotoGP, pebalap yang akan berlaga di semua kelas harus berusia minimal 18 tahun. Namun ada pengecualian, tiga pebalap teratas di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup dan FIM JuniorGP World Championship bisa berkompetisi di kelas Moto3 meski belum berusia 18 tahun. Tapi usia minimal absolut tetap 17 tahun.Di kelas Moto3 musim 2026, pebalap asal Gunungkidul itu membela Honda Team Asia. Dia naik kelas ke Moto3 berkat prestasinya di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup tahun lalu.Pebalap binaan Astra Honda itu menjadi runner up Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC) 2025. Penampilan yang begitu ciamiknya di sepanjang musim lalu mengantarkan Veda menjadi runner up di bawah rider asal Spanyol, Brian Uriarte. Beberapa kali Veda berhasil membuat lagu Indonesia Raya berkumandang di Eropa.Veda merupakan jebolan Astra Honda Racing School tahun 2019. Dia mengawali mimpi dari Gunungkidul, Yogyakarta, dengan berlatih balap di sirkuit Pasar Sapi.Sebelum berlaga di Eropa, Veda menapaki karir dari Idemitsu Asia Talent Cup (ATC) pada 2022. Pada musim tersebut, ia berhasil finish pada posisi ketiga. Kemudian di tahun 2023, Veda mengikuti dua ajang balap di Asia yakni ATC dan Asia Road Racing Championship (ARRC). Membalap di usia 14 tahun, Veda berhasil membuat sejarah balap Indonesia dengan menjuarai ajang ATC 2023 dan pada ajang ARRC kelas Asia Production (AP) 250, ia mampu menduduki posisi ketiga.Sementara di tahun 2024, Veda memperkuat tim Astra Honda Racing Team (AHRT) di ARRC pada kelas Supersport (SS) 600 dan menduduki posisi keenam di akhir musim. Prestasi terus diukir hingga tahun lalu Veda menorehkan sejarah sebagai peraih posisi runner up dalam RBRC 2025.Setelah menunjukkan prestasi gemilang sebagai runner up pada ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC) musim 2025, Veda mendapat kesempatan emas untuk langsung menapaki jenjang balap GP Moto3, meskipun belum genap berusia 18 tahun.