Pebalap andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, tak rendah diri meski 'dikepung' pebalap-pebalap Spanyol. Rider Moto3 tersebut menunjukkan diri mampu bersaing, bahkan bisa finis di depan pebalap-pebalap Spanyol."Saya justru terpacu (untuk bisa tampil kompetitif). Contohnya seperti di Spanyol, saya bisa finis di depan pebalap-pebalap Spanyol. Itu ada kesenangan tersendiri," ungkap Veda kepada detikOto di Jakarta, Selasa (9/6/2026).Diketahui pada balapan Moto3 di Catalunya, Spanyol, Veda berhasil meraih peringkat ketujuh, unggul dari para rider Spanyol seperti Adrian Fernandez (8), Adrian Cruces (12), dan Joel Esteban (15). Tak hanya itu, Veda juga membuktikan diri bisa bersaing dalam perebutan podium Moto3 2026. Pebalap binaan Astra Honda Motor (AHM) itu tercatat sudah tiga kali meraih podium ketiga, yakni di Moto3 Brasil dan Moto3 Prancis.Sementara kalau berkaca pada papan klasemen sementara Moto3 2026, Veda berada pada urutan keenam dengan 71 poin. Veda berjarak 99 poin dari Maximo Quiles yang memimpin klasemen sementara dengan raihan 170 poin.Sekadar info, Veda merupakan putra dari mantan pebalap Sudarmono, yang menjadi mentor utamanya sejak usia dini. Sebelum menembus panggung Moto3, rider kelahiran 23 November 2008 ini telah lebih dulu menjuarai Asia Talent Cup (ATC) 2023.Kariernya semakin melesat setelah terpilih sebagai pebalap reguler di ajang bergengsi Red Bull Rookies Cup. Veda pun berhasil menjadi runner-up Red Bull Rookies Cup 2025. Melalui kompetisi tersebut, bakat besarnya semakin terasah hingga akhirnya menjadi pebalap Indonesia pertama yang naik podium di Moto3.