Pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, sama-sama gagal menyelesaikan balapan pada GP Amerika, Senin (30/3/2026). Keduanya mengalami kecelakaan saat berpeluang meraih poin. Veda lebih dulu mengalami insiden setelah terjatuh di Tikungan 11 akibat highside. Veda sempat bersaing di grup depan sebelum kehilangan kendali motornya. Sementara itu, pebalap Moto2 Mario Aji terjatuh di putaran terakhir saat berada dalam posisi yang berpotensi meraih poin. Kesalahan tersebut membuatnya harus mengakhiri balapan tanpa hasil. Mario Aji. Manager Motorsport PT Astra Honda Motor, Anggono Iriawan, memastikan kondisi kedua pebalap dalam keadaan baik. “Veda dan Mario kondisi OK,” kata Anggono kepada Kompas.com, Senin (30/3/2026). Veda mengakui balapan berlangsung sulit sejak awal karena ketatnya persaingan di grup. Ia mulai menemukan ritme dan percaya diri untuk mengejar rombongan depan sebelum akhirnya terjatuh. “Saya melebar sedikit lalu membuka gas terlalu agresif saat motor masih miring, dan saya kehilangan kendali,” ujar Veda dalam keterangan resmi. Veda menilai insiden tersebut menjadi pelajaran penting untuk tampil lebih baik di seri berikutnya di Jerez. Mario juga mengakui kesalahan yang dilakukannya di akhir balapan. Ia menyebut insiden tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya dan tidak boleh terulang. “Ini kesalahan yang tidak bisa diterima dan tidak boleh terjadi lagi,” kata Mario. Ia menegaskan akan fokus memulihkan kondisi mental dan kembali lebih kuat pada balapan selanjutnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang