Menjelang musim mudik Lebaran 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaksanakan berbagai kegiatan dan kebijakan guna menekan angka kecelakaan serta meningkatkan keselamatan. Selain melakukan mudik gratis, Kemenhub juga melakukan inspeksi keselamatan armada bus yang akan beroperasi pada masa Lebaran 2026. "Di tahun ini sebanyak 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik, itu sekitar 50 persen dari populasi yang ada. Maka diperlukan serangkaian pengaturan dan kebijakan. Sejak 23 Februari 2026 telah dilakukan pelaksanaan ramp check, sebanyak 13.584 unit bus sudah diperiksa," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, dalam keterangan resminya, Kamis (5/3/2026). Dari total 13.584 unit bus yang diperiksa, sebanyak 8.680 unit atau 63,90 persen diizinkan beroperasi, dan 2.844 unit atau 20,94 persen diberikan peringatan untuk perbaikan. Dishub dan polisi lakukan ramp check bus sebagai persiapan Nataru. Selanjutnya, sebanyak 1.645 unit atau 12,11 persen dilarang beroperasi, serta 415 unit atau sekitar 3,06 persen mendapatkan tilang dan juga dilarang beroperasi. Aan mengatakan, pelaksanaan inspeksi keselamatan akan terus dilakukan hingga 29 Maret 2026 di Terminal Tipe A, pool bus, rest area, exit tol, serta daerah-daerah yang rawan kecelakaan. Berikutnya, untuk pelaksanaan mudik gratis dibuka dengan harapan dapat mengurangi pemudik yang menggunakan sepeda motor dengan kuota mencapai 110.112 orang menggunakan bus, kereta api, dan kapal laut, serta mengangkut 12.140 unit motor via truk dan kereta api. "Hal ini kami upayakan karena bepergian jauh dengan sepeda motor sangat berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan," ujar Aan. Mudik Gratis Kemenhub 2025 Lebih lanjut, Aan menjelaskan pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi juga mengeluarkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16 dan 17 Maret saat arus mudik, serta 25–27 Maret 2026 saat arus balik. Harapannya dapat memecah kepadatan pergerakan masyarakat pada masa angkutan Lebaran 2026. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang