Motor listrik pakai baterai lithium Menurut Prabowo, peralihan ke motor listrik dapat memangkas pengeluaran masyarakat secara signifikan. Bahkan, biaya operasionalnya disebut hanya sekitar seperlima dibandingkan kendaraan konvensional. GULIR UNTUK LANJUT BACA “Kita sudah bikin simulasi, ternyata si yang naik motor, kalau dia pakai listrik, pengeluarannya tinggal 20 persen, seperlima,” ujar Prabowo dalam tayangan resminya dikutip VIVA Otomotif, Kamis 26 Maret 2026.Artinya, pengguna motor listrik berpotensi menghemat hingga 80 persen biaya energi dibandingkan motor berbahan bakar bensin. Perbedaan ini terutama dipengaruhi oleh sumber energi yang digunakan.Jika motor konvensional bergantung pada BBM yang harganya fluktuatif mengikuti pasar global, motor listrik menggunakan energi listrik yang cenderung lebih stabil dan dapat diproduksi dari dalam negeri.Prabowo menegaskan, kondisi geopolitik global saat ini menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada BBM. Ia bahkan menyebut situasi ini sebagai “wake up call” untuk mempercepat transisi energi, termasuk di sektor transportasi.“Jadi ini game changer. Ini game changer,” kata dia.Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah memiliki rencana besar untuk mengonversi berbagai moda transportasi ke tenaga listrik. Tidak hanya sepeda motor, tetapi juga mobil, truk, hingga alat berat.“Semua motor kita akan kita konversi menjadi motor listrik. Semua mobil, semua truk, semua traktor harus tenaga listrik,” tutur dia.Di sisi lain, kendaraan berbahan bakar minyak disebut akan tetap ada, namun penggunaannya akan semakin terbatas. Bahkan, Prabowo menyinggung bahwa kendaraan bermesin bensin nantinya akan lebih banyak digunakan oleh kalangan tertentu.“Yang punya Lamborghini, Ferrari, silakan pakai bensin, bayar saja harga dunia,” ujarnya.Selain mendorong elektrifikasi kendaraan, pemerintah juga berupaya memperkuat pasokan energi listrik dari sumber dalam negeri. Salah satunya dengan mempercepat pembangunan pembangkit listrik tenaga surya serta menghentikan penggunaan pembangkit diesel yang dinilai mahal. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Langkah ini diharapkan dapat menekan biaya energi sekaligus mendukung ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh.Meski demikian, tantangan masih ada, seperti infrastruktur pengisian daya dan harga awal kendaraan listrik. Namun, dengan potensi penghematan yang besar, motor listrik dinilai semakin relevan sebagai solusi mobilitas di tengah kenaikan harga BBM global