Hujan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengguyur sejumlah wilayah membuat banyak motor kotor akibat debu yang menempel di bodi kendaraan. Berbeda dari debu biasa, abu vulkanik memiliki tekstur yang lebih kasar dan tajam sehingga rawan menimbulkan baret apabila dibersihkan dengan cara yang keliru. Sejumlah pengusaha jasa cuci kendaraan membagikan cara menangani abu vulkanik agar kendaraan bersih tanpa merusak bodi. Cuci motor Siram Penuh Sebelum Dicuci Pengelola Anmar Steam, Dika Prasetya, menekankan pentingnya menyiram kendaraan secara menyeluruh sebelum masuk ke proses pencucian. Menurutnya, sekadar disiram sebentar tidak cukup untuk menghilangkan abu vulkanik yang menempel. "Abu vulkanik lebih tajam. Cara nyuci sama, cuma harus diguyur penuh dulu, karena kalau disiram saja enggak cukup, pas diraba masih terasa," kata Dika kepada Kompas.com, Senin (7/9/2026). Hal senada disampaikan Yuni, admin tempat cuci Nyangsang Jaya Motor. Ia mengingatkan agar kendaraan tidak langsung dilap atau dicuci sebelum disiram tuntas. "Harus disiram dulu, enggak bisa langsung," ujar Yuni. Pakai Spons Dika mengingatkan agar proses pencucian tidak menggunakan lap karena berisiko meninggalkan goresan pada bodi kendaraan. Ia menyarankan penggunaan spons agar permukaan bodi tetap aman. Abu vulkanik pada bodi motor "Cucinya enggak pakai lap, pakai spons, kalau pakai lap sudah pasti baret," kata Dika. Yuni pun menyampaikan pengalaman serupa. Ia sempat menerima komplain dari pelanggan karena sisa abu vulkanik yang belum hilang justru tergores saat dilap ketika proses pengeringan. "Tadi sempat ada yang komplain, abunya itu pas sudah dicuci masih sisa, terus dilap saat mau dikeringkan jadi baret," ujar Yuni. Abu vulkanik pada bodi motor Untuk tahap pengeringan, Dika menyarankan penggunaan kanebo dibandingkan microfiber. Menurutnya, microfiber dinilai kurang efektif menyerap sisa air dan abu vulkanik pada bodi kendaraan. "Mengeringkannya juga pakai kanebo, microfiber jadi tidak kering," katanya. Butuh Air yang Banyak Petugas cuci motor Amanah, Iman, mengatakan penggunaan sampo cuci kendaraan cukup efektif untuk menghilangkan abu vulkanik yang menempel, tapi siapkan air dalam jumlah yang banyak. "Memang tebal abunya. Jadi siramnya butuh pakai air yang banyak," ujarnya. Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, diharapkan kendaraan dapat kembali bersih tanpa meninggalkan goresan akibat abu vulkanik yang bertekstur tajam.