Paparan abu vulkanik tidak hanya perlu diwaspadai oleh pemilik mobil bermesin bensin atau diesel. Kendaraan elektrifikasi seperti mobil hybrid dan mobil listrik juga membutuhkan perhatian khusus ketika digunakan di tengah kondisi udara yang dipenuhi abu vulkanik. Partikel abu vulkanik dapat menempel pada berbagai bagian kendaraan. Jika tidak segera dibersihkan dengan tepat, kotoran tersebut berpotensi mengganggu sistem pendinginan kendaraan. Pemilik bengkel spesialis Dokter Mobil di Jakarta, Lung Lung, mengatakan, pemilik mobil hybrid dan listrik perlu memberikan perhatian terhadap kebersihan baterai dan kisi-kisi radiator setelah kendaraan terpapar abu vulkanik. Debu di mobil yang bercampur dengan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. "Harus sebulan sekali bersihkan baterai dan kisi-kisi radiator, karena campuran silika dan abu vulkanik," ujar Lung Lung kepada Kompas.com, Senin (7/9/2026). Namun, apabila kendaraan digunakan di wilayah yang masih terpapar abu vulkanik, pembersihan sebaiknya dilakukan lebih sering. "Harus rutin harian sih," katanya. Lung Lung menjelaskan, abu vulkanik yang dibiarkan menumpuk dapat menyebabkan munculnya kerak pada sejumlah komponen kendaraan, termasuk bagian yang berhubungan dengan sistem pendinginan. "Bisa berkerak di radiator atau evaporator," ucapnya. Penumpukan tersebut berpotensi menghambat proses pelepasan panas, sehingga bisa membuat sistem pendinginan kendaraan bekerja lebih berat dan menyebabkan temperatur meningkat. Oleh karena itu, pemilik mobil hybrid dan listrik yang kendaraannya terkena abu vulkanik disarankan tidak hanya membersihkan bagian eksterior. Perhatian juga perlu diberikan pada area kisi-kisi radiator, sistem pendinginan, serta komponen terkait baterai. Khusus mobil listrik dan hybrid, pemilik juga sebaiknya mengikuti prosedur pembersihan yang direkomendasikan pabrikan. Jadi, pembersihan setelah kendaraan terpapar abu vulkanik tidak cukup dilakukan sekali. Jika paparan masih berlangsung, pemeriksaan dan pembersihan perlu dilakukan secara rutin untuk mencegah abu menumpuk dan mengganggu kinerja sistem pendinginan kendaraan.