Di tengah kekhawatiran banyak pemilik sepeda motor konvensional akan dampak abu vulkanik terhadap mesin, pemilik kendaraan motor listrik justru bisa sedikit lebih tenang. Pasalnya, karakteristik motor listrik yang tidak memiliki sistem pembakaran membuatnya relatif lebih aman dari ancaman debu vulkanik. Tanpa Penanganan Khusus Pemilik bengkel spesialis motor listrik Dolland Motor Electric, Abdullah, menjelaskan bahwa motor listrik atau yang akrab disebut molis tidak memerlukan penanganan khusus meski terpapar abu vulkanik. Motor listrik United E-Motor "Molis tidak ada penanganan khusus, hanya penampilan aja jadi buluk (terkena debu)," ujar Abdullah kepada Kompas.com, Minggu (6/9/2026). Ia membandingkan kondisi tersebut dengan motor berbahan bakar bensin yang berisiko mengalami penumpukan abu di filter udara akibat adanya proses pembakaran di ruang mesin. Menurut Abdullah, situasi hujan abu vulkanik seperti saat ini justru bisa menjadi nilai tambah tersendiri bagi motor listrik. Dinamo motor listrik United Debu Sulit Masuk Abdullah menambahkan, desain komponen kelistrikan pada motor listrik memiliki celah yang jauh lebih sempit dibandingkan komponen mesin pembakaran pada motor konvensional. Kondisi ini membuat partikel abu vulkanik sulit menembus bagian dalam kendaraan. "Celahnya terlalu sempit untuk dimasuki oleh debu, jadi aman banget, enggak akan masuk ke dalam (dinamo, baterai, dan controller)," jelas Abdullah. Meski bagian dalam motor listrik relatif aman dari abu vulkanik, Abdullah mengingatkan bahwa bagian body tetap perlu mendapat perhatian. Menurutnya, penampilan motor listrik akan tetap terdampak dan terlihat kotor atau kusam akibat tertutup abu vulkanik. Untuk membersihkannya, Abdullah menyarankan penggunaan sabun khusus yang diformulasikan untuk membersihkan bodi yang tertumpuk debu tebal, bukan sabun cuci motor pada umumnya. "Ya hanya dibersihkan bodinya saja, baiknya sih dicuci dengan sabun yang khusus untuk bodi yang tertumpuk debu, sehingga tidak menjadikan motor lecet atau terbaret-baret saat penggosokan," pungkas Abdullah. Dengan penanganan bodi yang tepat, pemilik motor listrik tidak perlu khawatir berlebihan menghadapi musim hujan abu vulkanik, sebab risiko kerusakan yang mengancam justru lebih banyak dialami oleh kendaraan bermesin pembakaran konvensional.