Mobil yang terkena abu vulkanik membutuhkan penanganan berbeda dibandingkan ketika hanya terkena debu atau kotoran biasa. Abu vulkanik memiliki partikel yang dapat bersifat keras dan abrasif. Jika langsung digosok ketika masih menempel di permukaan mobil, partikel tersebut berpotensi menyebabkan baret halus pada cat maupun kaca. Karena itu, pemilik mobil sebaiknya tidak terburu-buru menggunakan lap, kemoceng, atau kanebo untuk membersihkan abu yang menempel. CEO TOP COAT Indonesia, Christopher Sebastian, mengatakan langkah pertama yang harus dilakukan adalah menghilangkan abu tanpa memberikan gesekan pada permukaan kendaraan. “Jangan langsung dilap. Ini yang paling penting," kata Christopher kepada Kompas.com, Senin (7/9/2026). Penampakan hujan abu di Bondowo usai erupsi Gunung Raung, Selasa (24/12/2024) pagi. “Abu vulkanik bukan debu biasa. Partikelnya dapat mengandung material mineral yang keras dan abrasif," katanya. “Kalau langsung digosok dengan lap, kemoceng, atau kanebo saat masih kering, partikel tersebut bisa bekerja seperti amplas dan membuat baret halus/swirl pada clear coat dan kaca,” ungkapnya. Gunakan Masker Sebelum mulai mencuci, Christopher mengatakan, pemilik mobil juga perlu memperhatikan keselamatan diri. Abu vulkanik yang masih beterbangan dapat terhirup dan mengganggu saluran pernapasan. Oleh karena itu, penggunaan masker dianjurkan selama proses pembersihan, terutama ketika kondisi lingkungan masih dipenuhi abu. “Gunakan masker, terutama saat abu masih beterbangan. Abu vulkanik dapat mengganggu saluran pernapasan,” ujarnya. Guyuran hujan abu menempel di kendaraan milik warga Lumajang, Rabu (14/1/2026) Bilas Pakai Air Setelah memastikan kondisi cukup aman untuk mencuci, langkah berikutnya adalah membilas seluruh permukaan mobil. Gunakan air dalam jumlah banyak dan arahkan dari bagian paling atas kendaraan, kemudian turun secara bertahap ke bagian bawah. Tujuannya bukan langsung membuat mobil bersih, melainkan mengangkat sebanyak mungkin partikel abu tanpa menimbulkan gesekan pada permukaan cat. “Bilas dengan air dalam jumlah banyak terlebih dahulu, mulai dari bagian atas mobil kemudian turun ke bawah. Tujuannya mengangkat sebanyak mungkin partikel tanpa gesekan,” katanya. Cara ini juga membantu mencegah partikel abu berpindah dan tergosok ke bagian permukaan lain ketika proses pencucian dilakukan. Menggunakan air bertekanan (jet washer) untuk mencuci mobil