- Biasanya mobil bekas yang jarang dipakai, pemiliknya lebih pilih motor buat keseharian. Hal ini menyebabkan mobil akan lebih sering terparkir di rumah dan ditinggal lama tidak dibawa jalan. Namun, meski terlihat bersih pemilik mobil harus tetap menjaga kebersihan dengan cuci mobil secara rutin. "Kita tidak tahu kotoran atau bekas cipratan apa yang bisa menempel di bodi mobil saat mobil jarang dipakai," buka Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77 di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat. Dalam kondisi panas terik, lapisan clear coat memiliki pori-pori yang cenderung merenggang dan berpotensi menjadi tempat kotoran mengendap saat menempel di permukaan bodi mobil. Saat udara sudah dingin, pori-pori clear coat akan merapat yang malah mengikat kotoran di permukaan cat mobil dan menjadi penyebab warna cat mobil kusam. "Sama juga kalau hujan, cipratan air yang ada kandungan asamnya itu kalau dibiarkan lama menempel akan menimbulkan bercak waterspot," tekan Kode, panggilannya. Waterspot bisa terjadi karena ada proses oksidasi air hujan di permukaan bodi yang menguap dan meninggalkan kerak. Kerak inilah yang menjadi celah bagi kotoran mengendap dan tumbuhnya jamur menyerap ke dalam lapisan cat mobil.