Banyak calon pembeli mobil bekas fokus pada kondisi mesin dan tampilan fisik, tetapi kerap melupakan satu hal yang bisa langsung menambah beban biaya: pajak kendaraan. Padahal, riwayat administrasi menjadi aspek penting untuk memastikan tidak ada “utang lama” yang harus ditanggung setelah transaksi dilakukan. Menurut Gazoel Amin, pemilik Bantu Cek, pengecekan riwayat pajak dapat memberikan gambaran awal mengenai kepatuhan pemilik sebelumnya sekaligus potensi biaya tambahan yang mungkin muncul. “Riwayat pajak itu penting, karena dari situ kita bisa tahu apakah kendaraan tersebut rutin dibayarkan kewajibannya atau justru menunggak. Kalau ada tunggakan, tentu akan jadi beban bagi pemilik baru,” kata Amin kepada Kompas.com, Sabtu (18/4/2026). Masalahnya, tidak semua pembeli menyadari hal ini sejak awal. Padahal, pengecekan status pajak kini bisa dilakukan dengan mudah tanpa harus datang ke kantor Samsat. Calon pembeli cukup mengakses situs resmi Samsat sesuai daerah kendaraan, atau menggunakan layanan digital seperti aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) yang memungkinkan pengecekan hingga pembayaran pajak dilakukan secara daring. Ilustrasi e-Samsat Jatim Selain itu, di beberapa wilayah, pengecekan juga masih dapat dilakukan melalui layanan pesan singkat (SMS) maupun e-Samsat yang disediakan pemerintah daerah. Pengguna hanya perlu memasukkan nomor polisi kendaraan untuk melihat informasi status pajak, masa berlaku, hingga besaran yang harus dibayarkan. Cara bayar pajak motor online lewat aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) dengan mudah “Pastikan data yang muncul sesuai, seperti merek, tipe, dan tahun kendaraan. Kalau ada ketidaksesuaian, sebaiknya ditelusuri lebih lanjut karena bisa jadi ada masalah administrasi,” ujar Amin. Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tunggakan pajak tidak hanya sebatas nominal tahunan, tetapi juga dapat mencakup denda keterlambatan yang jumlahnya tidak sedikit. Dalam beberapa kasus, total biaya yang harus dibayar bahkan bisa mencapai jutaan rupiah. Karena itu, calon pembeli disarankan untuk memasukkan komponen pajak tertunggak ke dalam perhitungan negosiasi harga. Dengan begitu, keputusan membeli mobil bekas bisa lebih terukur dan tidak berujung pada biaya tambahan yang sebenarnya dapat diantisipasi sejak awal. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang