Liberty Media selaku pemegang hak komersial MotoGP terus bergerak cepat untuk memperluas pasar di Amerika Serikat. Kabar terbaru, Miami muncul sebagai kandidat kuat untuk menggelar seri kedua MotoGP di Negeri Paman Sam. Amerika Serikat memang sudah lama dibidik sebagai pasar pertumbuhan utama bagi balap motor paling bergengsi di dunia ini. Bahkan, wacana menambah putaran di AS sudah bergulir sebelum Liberty resmi merampungkan akuisisi MotoGP tahun lalu. Sebagai catatan, MotoGP sempat menggelar tiga balapan di AS pada musim 2013. Namun, selama lebih dari satu dekade terakhir, Circuit of the Americas (COTA) di Texas menjadi satu-satunya wakil Amerika dalam kalender balap. Alex Rins saat berlaga pada MotoGP Amerika 2026 Berkaca pada kesuksesan Formula 1 (F1) yang melonjak drastis di bawah naungan Liberty, strategi serupa kini coba diterapkan pada MotoGP. Meskipun belum ada ketukan palu soal lokasi pasti, CEO Liberty, Derek Chang, mengakui bahwa Miami International Autodrome menjadi opsi yang sangat masuk akal. Sirkuit non-permanen yang dibangun di area Hard Rock Stadium tersebut dinilai punya potensi besar. “Kami sudah mengatakan hal ini [sebelumnya] dan akan terus mengatakannya [lagi] bahwa AS merupakan pasar yang penting bagi MotoGP. Oleh karena itu, kami sedang menjajaki semua peluang untuk mengembangkan bisnis kami di sini,” ujar Chang, dikutip dari Motorsport.com, Jumat (8/5/2026). Alex Marquez saat berlaga pada MotoGP Amerika 2025 “Ini akan memakan waktu, sama seperti yang terjadi dengan Formula 1, tetapi kami melihat bahwa ada minat dan bahwa akan ada pasar di sini. Kami memang tertarik untuk menambah balapan di AS," kata Chang. Lebih lanjut, Chang menjelaskan mengapa Miami berada di radar utama mereka. Infrastruktur yang sudah tersedia di sana menjadi poin plus, meski aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. “Miami tampaknya menjadi lokasi yang logis karena sudah ada sirkuit di sana. Ada banyak hal yang harus diselesaikan, baik di Miami maupun sirkuit lain, terkait apakah cocok untuk MotoGP, serta masalah keamanan dan persyaratan yang berbeda dari Formula 1, serta pasar mana yang masuk akal dari sudut pandang komersial," ujar Chang. Enea Bastianini saat berlaga pada MotoGP Amerika 2024 “Namun, itu adalah pembicaraan yang akan kami lakukan dengan pihak Miami, serta pihak lain, dalam upaya mencari tahu lokasi mana yang tepat untuk ekspansi di AS,” kata Chang. Visi Liberty ke depan adalah mendekatkan MotoGP ke pusat keramaian. Hal ini mengisyaratkan akan lebih banyak sirkuit jalan raya atau sirkuit berbasis kota di masa mendatang. Langkah ini sudah dimulai dengan keputusan menghapus Phillip Island dari kalender demi sirkuit jalan raya di Adelaide untuk musim depan. Sprint Race MotoGP Amerika 2023 di Circuit of The Americas (COTA), Minggu (16/4/2023) dini hari WIB. (Foto oleh by Mirco Lazzari gp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP) “Dalam kalender MotoGP, saya rasa tujuan kami adalah untuk mendekatkan beberapa balapan ini ke kota-kota di mana kami dapat memanfaatkan infrastruktur yang ada, baik itu bandara dan transportasi jarak jauh, baik untuk kami sendiri maupun untuk para penggemar yang datang dari luar negeri, serta hotel, restoran, dan kemudahan akses,” ujarnya. “Anda bisa melihat hal ini pada balapan yang kami umumkan untuk tahun depan, baik di Buenos Aires maupun Adelaide. Jadi, kami sudah mulai membuat kemajuan dalam hal itu,” katanya. Andrea Dovizioso saat berlaga pada MotoGP Amerika 2022. Mirco Lazzari gp/Getty Images/AFP (Photo by Mirco Lazzari gp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP) Kendati demikian, Liberty menegaskan tetap menghormati nilai historis MotoGP. Balapan di trek-trek legendaris tidak akan ditinggalkan begitu saja demi menjaga identitas olahraga ini. “Anda juga tidak ingin ada perubahan besar-besaran pada semua balapan. Kami memiliki warisan panjang di sini berupa balapan di banyak lokasi yang menarik. Sangat masuk akal untuk mempertahankannya di sana," kata Chang. "Lokasi-lokasi tersebut telah menjadi bagian tetap dalam kalender balapan dan memberikan kontribusi besar bagi olahraga ini serta identitasnya," ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang